Suara.com - Nama Ustad Yusuf Mansur terus jadi bahan pembicaraan di berbagai lini media sosial. Terbaru, ustad Yusuf mengunggah sebuah potongan video di akun Instaram miliknya.
Dalam kesempatan itu ia mengingatkan kepada masyarakat agar senantiasa menjaga kesabaran dan tidak marah-marah. Terlebih di bulan Ramadhan.
"Ramadhan Karim dan jangan pernah marah-marah. Marah-marah itu salah," tulis dia, dikutip pada , Minggu (10/4/2022).
"Udah terbukti, hahaha," ujarnya lagi.
Dalam caption tersebut, Ustad Yusuf Mansur juga menuliskan bahwa video itu adalah konten lama yang ia unggah kembali.
"Mari sama2 belajar ngidupin hati. Saya dah terutama. Semoga Ramadhan ini dg izinNya, hati kita semakin hidup. Ga mati rasa," kata dia.
Unggahan ini diunggah tidak lama setelah viral video Ustad Yusuf Mansur yang nampak marah-marah diduga karena masalah Paytren.
Video yang ia unggah tersebut merupakan video animeasi yang menyarankan agar manusia mau berbagi dengan sesama yang lebih membutuhkan.
"Katanya 'ah Mansur, saham, saham, saham, saham, jangan saham, Paytren lo urusin' emang kita lagi ngurusin ape? Emang kita ngurusin saham itu ngurusin apa? Emang kita masuk perusahaan sana, perusahaan sini, menyebut ini, menyebut itu, emang buat siapa? Yang saya lakukan buat Paytren. Bisa saya ajak ngomong Anda semua, saya butuh duit Rp1 triliun, buat ngerjain Paytren," tulis dia dalam video tersebut.
Baca Juga: Sederet Fakta Dibalik Video Viral Ustadz Yusuf Mansur Marah-marah Butuh Duit Rp 1 Triliun
Sebelumnya, dai tersebut viral karena ucapannya di dalam sebuah video tahun 2021 yang mengaku butuh miliaran demi Paytren.
"Mau Anda patungan? Mau? Kalaupun mau dan saya terima duit Anda, maka saya akan makin bermasalah hari ini. Maka itu lah saya ngamen, saya ngasong, demi siapa? Demi Anda semua, demi satu nama, Paytren. Nangis saya," tuturnya.
Berita Terkait
-
VIRAL! Video Ustadz Yusuf Mansur Rampok Jamaah Berkedok Sedekah, Warganet Heran: Rampok Syariah
-
Viral Ustaz Yusuf Mansur Minta Sedekah Uang dan Perhiasan Eks Pejabat di Riau
-
POPULER: Komentar Pedas untuk Anak Yusuf Mansur, Aksi Pria Eksibisionis di Bekasi, Azka Corbuzier vs Paris Pernandes
-
Video Yusuf Mansur Ngamuk Jadi Bahan Lawak, Diedit Jadi seperti Marah-marah saat Wawancara Kerja
-
Sederet Fakta Dibalik Video Viral Ustadz Yusuf Mansur Marah-marah Butuh Duit Rp 1 Triliun
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman
-
Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak
-
Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!
-
Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika
-
Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?
-
Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran
-
Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas
-
Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa
-
Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?
-
Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026