Suara.com - Betadia bersemangat untuk menunjuk atlet Paralimpiade Australia terkemuka–Vanessa Low secara resmi sebagai duta Betadia untuk 2022. Dengan tekad dan kegigihan Low yang luar biasa, Low mencapai prestasi puncak sebagai atlet Paralimpik.
Vanessa Low merupakan atlet antusias Australia kelahiran Jerman. Ketika Low berusia 16 tahun, kecelakaan yang belum pernah terjadi sebelumnya di stasiun kereta api membuat kaki kirinya terputus. Kecelakaan ini tidak diragukan lagi merupakan tantangan besar bagi Low dalam mencapai impian atletiknya karena ketidaknyamanannya ikut serta dalam olahraga.
Meskipun demikian, Low tetap teguh dalam mengejar hasrat atletiknya. Terinspirasi oleh pelompat jauh cacat Amerika, Cameron Clapp, Low memulai pelatihan atletiknya. Hidup tidak berjalan mulus, dan awalnya penuh tantangan ketika Low mengalami patah siku dan harus berhenti berlatih selama tiga bulan di tahun 2009.
Ketekunan dan kekuatan Low yang membuka jalan menuju kesuksesannya. Dengan bangga, Low mewakili Jerman dan memenangkan medali perunggu pertamanya di Sprint 100m T42 di Kejuaraan Dunia Atletik IPC 2011. Baru-baru ini pada tahun 2019, setelah Low mewakili Australia di turnamen internasional dan memenangkan medali emas di Lompat Jauh Wanita T61-63 di Kejuaraan Dunia Para Atletik Dunia 2019 di Dubai. Didorong oleh kemenangan, Low berpartisipasi dalam Paralimpiade Musim Panas 2020 di Tokyo. Low mencapai rekor dunia yang luar biasa dan memenangkan medali emas dalam lompat jauh T63 putri.
Terkesan dengan semangat Vanessa Low yang ia wujudkan, Betadia dengan bangga mengangkat seorang atlet inspiratif sebagai brand ambassadornya. Sebagai perusahaan asuransi terkait investasi digital, Betadia berkomitmen untuk meningkatkan tingkat kesadaran publik yang lebih tinggi terhadap penyandang disabilitas di seluruh dunia. Melalui penunjukan ini, Betadia berharap kesuksesan Low yang menggembirakan dapat menjadi inspirasi bagi komunitas global untuk menghadapi dan mengatasi tantangan hidup dengan berani. Yang paling penting, kisah inspiratif Low menyoroti pentingnya meningkatkan sistem kesejahteraan saat ini untuk memelihara bakat di antara komunitas yang memiliki kemampuan berbeda.
Low menyatakan “Olahraga paralimpiade adalah sedikit pengingat bahwa kita terkadang perlu lebih fokus pada apa yang kita miliki, daripada kekurangan kita. Saya sangat berharap orang-orang mengerti bahwa Anda tidak harus menjadi sempurna untuk mencapai sesuatu yang luar biasa.” Tidak peduli bagaimana hidup membawa kita, ketekunan adalah nilai aset yang mendorong kita menuju kesuksesan.
Asuransi adalah kunci fundamental dalam hidup untuk memastikan keamanan finansial bagi kita dan keluarga kita. Terlepas dari masalah pribadi atau masalah investasi, asuransi dapat memungkinkan mitigasi kerugian dan stabilitas keuangan di masa yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Berita Terkait
-
Jelang ASEAN Para Games 2022, 18 Atlet Panahan Ikuti Seleknas di Solo
-
Sumbang Poin, Vito Berhasil Menang atas Korea Selatan Lewat Pertandingan Rubber Game
-
Atlet Dayung Sulawesi Selatan Sumbang Emas di SEA Games Vietnam
-
2 Atlet Esport Sulawesi Tenggara Akan Berlaga di SEA Games 2021 Vietnam
-
Kabar Baik, Pasien Covid-19 di RSDC Wisma Atlet Tersisa Satu Orang
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman
-
Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak
-
Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!
-
Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika
-
Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?
-
Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran
-
Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas
-
Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa
-
Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?
-
Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026