Suara.com - Bagi sejumlah developer, tahun 2022 menjadi momentum kebangkitan kembali industri bidang properti secara perlahan. Kondisi tersebut terlihat dari tren penjualan rumah tapak yang terjadi sejak awal tahun 2022. Menurut beberapa lembaga analis properti dalam risetnya mengatakan bahwa, minat konsumen properti pada rumah tapak masih cukup tinggi.
Menanggapi kondisi tersebut, PT Synthesis Karya Pratama menjalankan komitmennya dalam mengembangkan kawasan hunian Synthesis Huis.
Managing Director PT Synthesis Karya Pratama, Aldo Daniel mengatakan, progres pembangunan saat ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mengembangkan sebuah kawasan hunian yang nyaman.
Meski baru memulai pengembangan, perusahaan yakin dengan keunggulan konsep yang ditawarkan, Synthesis Huis akan menjadi icon kawasan hunian masa kini di wilayah Jakarta Timur.
“Awal tahun 2022, kami telah menghadirkan show unit tipe Mattlig yang saat ini meraih tinggi peminat. Bulan Februari lalu, kami sudah menyelesaikan tahap Cut and Fill juga meratakan tanah di area pembangunan kawasan Synthesis Huis, mempersiapkan lahan yang akan dibangun. Saat ini pekerjaan di lapangan memasuki tahap pembuatan pondasi rumah mulai dari bouwplank dan galian, leveling kavling yang siap bangun, retaining wall pagar perimeter proyek dilanjutkan pembangunan unit hunian juga fasilitas,” kata Aldo dalam keterangannya, Selasa (31/5/202).
Aldo menyebut, di pertengahan tahun 2022 ini, pihaknya juga akan menghadirkan new social compound bekerja sama dengan ‘TENGAH’. Kehadirannya di Synthesis Huis diharapkan akan menjadi alternatif tempat hang out (outdoor space) yang diminati masyarakat.
Lebih lanjut juga Aldo mengatakan, perusahaan senantiasa berupaya agar pembangunan unit rumah Synthesis Huis dapat berjalan sesuai agenda proyek sehingga dapat selesai tepat waktu untuk di serahterimakan di pertengahan tahun 2023.
“Selain memperkuat tim sales inhouse, saat ini kami juga berkolaborasi dengan beberapa agent properti besar untuk mendorong pemasaran Synthesis Huis. Kami telah melakukan penandatanganan kerja sama dengan Century 21, ERA Indonesia dan Promex Indonesia. Bahkan di tahun 2021, Synthesis Huis juga sudah melakukan kerja sama dengan beberapa agent properti ternama lainnya,” papar Aldo.
Strategi yang akan dilakukan diantaranya membuat program penetrasi pasar untuk komunikasi yang lebih efektif dan efisien, melakukan aktivitas marketing yang lebih massif, lebih mengedepankan pemasaran secara digital (medsos) untuk meningkatkan penjualan properti secara efektif. Synthesis Huis memiliki added value yang tinggi dari segi desain yang modern, tata ruang yang baik.
Baca Juga: Ekonomi Pulih, Pengembang Properti Optimistis Penjualan Rumah Kembali Naik Tahun Ini
Usai menandatangani perjanjian kerja sama Aldo mengatakan, melalui kerja sama ini, kami optimis penjualan unit Synthesis Huis akan terjual habis dalam waktu dekat. Selain konsep, lokasinya pun masih berada di Jakarta Timur memiliki udara dan kondisi alam yang nyaman serta alami. Akses jalan sangat dekat dengan pusat bisnis TB Simatupang.
Sementara untuk social compound, Robby Yulianto - VP Operation Tengah People and Place mengatakan, ‘TENGAH’ merupakan new hangout place yang menawarkan new experience bagi semua kalangan, khususnya anak muda, sehingga mereka bisa mengekpresikan creativity, idea, music, art dan lifestyle bagi para pengunjung yang hadir.
“Untuk konsepnya, kami akan mengadopsi gaya urban outdoor menghadirkan banyak kegiatan yang bisa dinikmati oleh customer yang akan datang. Kami juga kembangkan koncep yang bisa dijadikan center of creativity, kami akan menggandeng banyak komunitas. Jadi kalau Anda menyambangi ‘TENGAH’ Cijantung, vibenya akan terasa lagi di tempat yang beda dari banyak tempat yang ada di Jakarta Timur pada khususnya,” urai Robby.
Menurutnya, brand yang sudah pasti hadir di TENGAH Cijantung adalah Filosofi Kopi, Melaty Parahyangan, Gotcha Freshtea, dan Bakmi Sedjuk. Dengan demikian kehadirannya diharapkan menjadi tempat urban hangout place yang bisa memberikan good experience di Cijantung Jakarta Timur.
“Kami yakin hadirnya TENGAH di kawasan Synthesis Huis, akan menjadikan collaboration project yang baik dan pusat perhatian banyak konsumen yang ada di Jakarta, khususnya Cijantung dan sekitarnya,” tegas Robby.
Synthesis Huis merupakan Iconic Residential project yang didesain oleh arsitek bernama Jeffry Budiman. Kawasan hunian tersebut merupakan persembahan Synthesis Development yang dikembangkan di atas lahan seluas 3.3 hektar dengan total unit sebanyak 215 hunian, dihadirkan dalam balutan bergaya Skandinavia.
Synthesis Huis memiliki lokasi yang strategis, aksesnya mudah dijangkau. Kawasan huniannya berdampingan dengan hutan kota Cijantung, Jakarta Timur yang menambah keasrian dan kenyamanan.
Dengan kelebihan-kelebihan yang dimiliki, kehadiran Synthesis Huis diharapkan tak hanya menjadi icon kawasan hunian masa kini di Jakarta Timur, tapi juga menjadi pilihan hunian impian bagi seluruh keluarga di Indonesia.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Bibit Siklon Tropis 94W Pemicu Hujan Lebat di Wilayah Sumatera
-
Marselino Ferdinan Bakal Main Lawan Vietnam? John Herdman Bilang Begini
-
9 Karakter Anime dengan Kisah Masa Lalu Paling Kelam, Ada Akaza hingga Guts
-
Akal Bulus Pilot Malaysia Airlines Mohd Saufi bin Othman Lolos dari Jeratan Narkoba, Tapi Gagal
-
Suplai Rudal Patriot Kritis, Pertahanan Udara Ukraina Bobol Hingga Makan Korban Jiwa
-
Puji Setinggi Langit Indonesia di Piala AFF 2026, Tijjani Reijnders Nyesel Lebih Pilih Belanda?
-
Biaya Belanja Bisa Bengkak, Harga Bawang Merah hingga Beras Mulai Merangkak Naik
-
6 Titik Nadi Terbaik untuk Semprot Parfum agar Sillage Maksimal
-
Rusia - Ukraina Saling Tembak Drone dan Rudal, 14 Orang Tewas
-
Rupiah Akhirnya Tembus di Bawah Rp18.000 Pagi Ini, Dipicu Harapan Damai Timur Tengah