Rajin Sikat Gigi tapi Masih Bisa Berlubang? Ini yang Mungkin Terlewat

Kamis, 17 September 2026 | 15:33 WIB
Ilustrasi menyikat gigi. (dok. usmile)
  • Kemenkes melaporkan 41,9 persen peserta dewasa di Indonesia mengalami gigi berlubang hingga Oktober 2025.
  • Pencegahan karies memerlukan sikat gigi rutin, pembatasan gula, serta penggunaan pasta gigi berformula khusus.
  • Pemeriksaan berkala ke dokter gigi sangat penting untuk mendeteksi masalah kesehatan mulut lebih awal.

Suara.com - Gigi yang terlihat putih dan bersih di depan cermin belum tentu sepenuhnya terbebas dari masalah. Di balik permukaan gigi yang tampak terawat, tetap ada risiko karies atau gigi berlubang, terutama jika kebersihan mulut dan pola konsumsi sehari-hari tidak diperhatikan.

Masalah gigi berlubang sendiri masih banyak ditemukan di Indonesia. Data Kementerian Kesehatan melalui Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) hingga akhir Oktober 2025 menunjukkan bahwa 41,9 persen peserta dewasa mengalami karies gigi atau gigi berlubang.

Angka tersebut menunjukkan bahwa menjaga kesehatan gigi tidak cukup hanya dengan memperhatikan tampilannya. Rutinitas oral care perlu dilakukan secara konsisten untuk membantu menjaga kebersihan sekaligus mengurangi faktor yang dapat meningkatkan risiko kerusakan gigi.

Salah satu kebiasaan paling sederhana tentu saja menyikat gigi secara rutin. Namun, cara dan produk yang digunakan juga menjadi bagian yang perlu diperhatikan.

Sisa makanan dan plak yang menempel pada permukaan gigi dapat menjadi masalah jika tidak dibersihkan dengan baik. Karena itu, menyikat gigi secara menyeluruh dan membersihkan area yang sulit dijangkau dapat membantu menjaga kebersihan mulut.

Perhatian juga dapat diberikan pada kandungan dalam pasta gigi. Beberapa formula menggunakan bahan yang membantu membersihkan noda sekaligus menjaga permukaan gigi tetap bersih.

Salah satunya adalah tetrasodium pyrophosphate, yang dapat membantu mengurangi kecenderungan noda kembali menempel pada permukaan gigi. Kandungan ini dapat ditemukan dalam sejumlah produk perawatan gigi dan digunakan sebagai bagian dari formulasi untuk membantu menjaga kebersihan permukaan gigi.

Sementara itu, baking soda juga dikenal sebagai salah satu bahan yang digunakan dalam produk perawatan gigi. Kandungan tersebut dapat membantu membersihkan noda pada permukaan gigi ketika digunakan dalam formulasi pasta gigi yang tepat.

Namun, menjaga gigi tetap sehat tidak berhenti pada aktivitas menyikat gigi. Kebiasaan makan dan minum juga perlu diperhatikan.

Makanan dan minuman yang mengandung gula, misalnya, dapat berkontribusi terhadap proses terjadinya karies. Karena itu, membatasi frekuensi konsumsi makanan atau minuman manis dan menjaga kebersihan gigi setelah makan dapat menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari.

Begitu pula dengan minuman berwarna seperti kopi dan teh yang dapat meninggalkan noda pada permukaan gigi. Membersihkan gigi secara rutin dapat membantu menjaga tampilannya tetap bersih.

Yang tidak kalah penting, jangan menunggu sampai gigi terasa sakit untuk memeriksakannya. Pemeriksaan rutin ke dokter gigi dapat membantu menemukan masalah lebih awal, termasuk kondisi yang belum menimbulkan keluhan.

Dengan demikian, perawatan gigi sebaiknya tidak hanya berorientasi pada tampilan. Gigi yang tampak lebih bersih memang dapat meningkatkan rasa percaya diri, tetapi kesehatan gigi dan mulut tetap menjadi tujuan utama.

Kebutuhan tersebut juga mendorong berkembangnya produk oral care dengan fungsi yang semakin spesifik. Salah satunya adalah usmile Strength White, yang memadukan baking soda, tetrasodium pyrophosphate, dan calcium carbonate dalam formulanya untuk membantu membersihkan noda serta menjaga tampilan natural gigi.

Selain perawatan untuk kebersihan dan tampilan gigi, kebutuhan oral care juga mencakup kesegaran napas. usmile Fresh White menghadirkan formula dengan Apple Polyphenols dan Zinc Glycinate yang ditujukan untuk membantu menjaga kesegaran napas sebagai bagian dari rutinitas perawatan gigi dan mulut sehari-hari.

Pada akhirnya, menjaga kesehatan gigi tidak membutuhkan langkah yang rumit. Menyikat gigi secara rutin, memperhatikan pola konsumsi, menjaga kebersihan mulut, serta melakukan pemeriksaan gigi secara berkala merupakan kebiasaan sederhana yang dapat dilakukan untuk membantu menjaga gigi tetap sehat dalam jangka panjang.

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com