Suara.com - Pernah viral karena kebingungan dengan ibu-ibu yang antre panjang untuk membeli minyak goreng, Megawati Soekarnoputri kembali menghebohkan jagat internet.
Bukan lagi soal kekayaan megawati yang diperbincangkan, melainkan pernyataannya yang mengaku khawatir dengan Indonesia jika dirinya sudah meninggal kelak.
“Nanti suatu saat kalau aku udah ndak ada, terus piye yo, gimana yo?" ujarnya saat menjadi pembicara kunci di Seminar Nasional Forum Rektor Penguat Karakter Bangsa (FRPKB) secara daring, Rabu (1/6/2022).
Presiden wanita pertama Indonesia ini juga dikenal sebagai Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).
Pernyataan itu terlontar lantaran Megawati merasa Indonesia terlalu berada di zona nyaman sehingga tidak dapat tumbuh dengan maksimal.
Dia juga meminta Indonesia tak terbawa arus dunia, khususnya budaya-budaya barat. Menurutnya, bangsa timur jauh lebih kuat dan unggul daripada barat, salah satunya karena Indonesia didiami oleh penduduk asli. Sebagai pembanding, dia menyebut Amerika Serikat yang penduduknya berasal dari Inggris sebagai penjajah.
Berbicara tentang kekayaan Megawati, presiden kelima Indonesia ini tak kalah tajir. Menurut laman resmi Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara LHKPN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), kekayaan Megawati Soekarnoputri mencapai Rp215 miliar.
Harta kekayaan itu meliputi mobil mewah berjumlah 15 unit, total senilai Rp3 miliar. Bukan hanya mobil, Megawati juga memiliki 29 bidang tanah yang tersebar di daerah Jabodetabek dan Jawa Barat.
Bahkan, Megawati juga memiliki bangunan senilai Rp201 miliar, di mana bangunan ini menjadi harta dengan nilai terbesar yang dimilikinya.
Baca Juga: Indonesia Bisa Dijajah Lagi oleh Bangsa Asing, Megawati Soekarnoputri Beberkan Penyebabnya
Selain itu, Megawati memiliki harta tidak bergerak senilai hampir Rp2 miliar rupiah. Kekayaan lain seperti surat berharga juga dimiliki oleh Megawati yang bernilai hampir Rp582 juta rupiah serta kas di bank hampir Rp7 miliar rupiah. Nilai fantastis tersebut pernah diungkap Megawati yang juga memiliki bisnis SPBU dengan mendiang suami, Taufik Kiemas.
Adapun semua harta kekayaan Megawati itu dilaporkannya ke pihak LHKPN pada saat pelantikan menjadi Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), tepatnya pada bulan Oktober 2021 lalu.
Masyarakat pasti masih ingat pernyataan Megawati soal kelangkaan minyak goreng yang viral. Megawati mengaku bahwa ia sampai mengelus dada melihat ibu-ibu yang rela mengantre dan berebut minyak goreng. Ia juga heran apakah ibu ibu zaman sekarang hanya bisa menggoreng, tanpa mencari alternatif lain.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
Pandemi COVID-19 Membaik, KPK Mulai Buka Layanan Tatap Muka Pukul 09.00-16.00 WIB
-
3 Manfaat Sedekah yang Bisa Kita Rasakan Secara Langsung dalam kehidupan
-
Megawati Khawatir Kondisi Indonesia Tanpa Dirinya, Publik: Aman Bu, Jangan Overthinking
-
Megawati: Jika Tidak Ada Pancasila, Apakah NKRI Akan Tetap Ada? Jawabannya Tidak!
-
Indonesia Bisa Dijajah Lagi oleh Bangsa Asing, Megawati Soekarnoputri Beberkan Penyebabnya
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M
-
Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun
-
5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar
-
Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027
-
Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80
-
Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan
-
Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran
-
Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan
-
LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%
-
Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya