Suara.com - Sandiaga Uno mendatangi Pondok Pesantren Darul Hijrah di Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. Ia menjadi pembicara dan memberikan pelatihan tentang konten digital dalam program pelatihan Santri Digitalprenuer 2022.
"Kita memberikan pelatihan dan pendampingan, memastikan para santri mampu menghasilkan animasi dan juga podcast, ini bukan hanya sarana dakwah tapi juga sarana promosi produk UMKM yang dihasilkan pesantren," ujar Sandiaga.
Saat memberikan pelatihan, Sandiaga ditanya salah satu santriwati bernama Devina (16) soal tips sukses menjadi podcaster dan mempunyai followers yang banyak. Devina mengungkapkan bahwa ia merupakan pemenang juara 1 lomba video dakwah ekonomi syariah se-provinsi Kalimantan Selatan.
"Pertama jika kita ingin sukses, konten kita harus terdapat ilmu dan menginspirasi, lalu konten kita juga harus otentik, apa adanya bukan ada apanya, dan yang terakhir harus sesuai dengan sesuatu yang ingin didengar oleh masyarakat," kata Sandiaga.
Selain itu, Sandiaga juga berpesan untuk membuat konten yang baik dan tidak menyebarkan hal-hal negatif.
"Untuk mendapatkan subscriber jangan pernah bicara negatif tentang orang lain, jangan juga konten kita merendahkan orang lain, itu tips agar konten kita punya banyak viewers," ujar Sandiaga.
Usai mendengar jawaban Sandiaga, Devina menceritakan kondisinya yang mengalami kesulitan membayar daftar ulang sekolahnya.
Mendengar hal itu, Sandiaga menghampiri Devina usai acara pelatihan dan memberikan bantuan uang untuk melunasi biaya pendidikan Devina.
"Tadi kita sangat tersentuh, ada adik kita Devina yang bisa menembus terbaik lomba video dan akan menuju tingkat nasional. Sudah kami berikan bantuan mudah-mudahan pendidikan Devina lancar ke depannya," kata Sandiaga.
Baca Juga: Sandiaga Uno Sebut Desa Wisata Jadi Garda Terdepan Ketahanan Pangan dan Energi
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Swasembada Beras Sudah Sejak 2018, Apa yang Mau Dirayakan?
-
Kemenperin Adopsi Sistem Pendidikan Vokasi Swiss untuk Kembangkan SDM
-
Dukung Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 41 Triliun hingga Desember 2025
-
Realisasi Konsumsi Listrik 2025 Tembus 108,2 Persen dari Target
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kementerian PU Percepat Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang, 7 Blok Rampung untuk 84 KK
-
Purbaya Yakin MBG Paling Cepat Habiskan Anggaran di Awal 2026
-
Beban Impor LPG Capai 8,4 Juta Ton, DME Diharapkan Jadi Pengganti Efektif
-
Defisit APBN 2025 Hampir 3 Persen, Purbaya Singgung Danantara hingga Penurunan Pajak
-
Target IHSG Tembus 10.000, OJK: Bukan Tak Mungkin untuk Dicapai