Suara.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menkraf) Sandiaga Uno mengunjungi pelaku UMKM di Duta Mall, Banjarmasin, Kalimantan Selatan yang merupakan peserta dari program Apresiasi Kreasi Indonesia (AKI) Banjarmasin 2022.
Dalam kesempatan itu, Sandiaga bertemu dengan Muhammad Arifin, pendiri Rumah Kreatif dan Pintar yang merangkul masyarakat marjinal. Arifin mengenalkan Sandiaga pada Suratman, mantan narapidana kasus penyalahgunaan narkoba.
"Menurut saya ini yang harus kita dukung untuk generasi muda ke depannya. Apa yang bisa kita bantu untuk Rumah Kreatif dan Pintar ini?" ujar Sandiaga.
Arifin menyampaikan kepada Sandiaga saat ini Suratman dan teman-teman di Rumah Kreatif dan Pintar sudah mampu menghasilkan produk UMKM seperti baju dengan motif sasirangan khas Kalimantan Selatan. Arifin ingin mengembangkan produksinya ke produk sepatu namun belum mempunyai mesin jahit.
"Karena belum ada mesin jahit untuk buat sepatu, saya tugaskan tim saya langsung cari mesin jahit untuk Rumah Kreatif dan Pintar, tapi dengan syarat Mas Suratman harus rajin ikut pelatihan-pelatihan yang bisa menunjang keahlian," kata Sandiaga.
Sandiaga berharap dengan bantuan ini bisa meningkatkan produksi teman-teman di Rumah Kreatif dan Pintar. Ia juga mendukung Arifin untuk memasarkan produknya sampai menembus pasar ekspor.
"Produk-produknya ini memiliki kualitas untuk ekspor, kita ingin ini menjadi peluang usaha dan lapangan pekerjaan. Kami siap berkolaborasi dengan tim dari Rumah Kreatif dan Pintar," kata Sandiaga.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Swasembada Beras Sudah Sejak 2018, Apa yang Mau Dirayakan?
-
Kemenperin Adopsi Sistem Pendidikan Vokasi Swiss untuk Kembangkan SDM
-
Dukung Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 41 Triliun hingga Desember 2025
-
Realisasi Konsumsi Listrik 2025 Tembus 108,2 Persen dari Target
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kementerian PU Percepat Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang, 7 Blok Rampung untuk 84 KK
-
Purbaya Yakin MBG Paling Cepat Habiskan Anggaran di Awal 2026
-
Beban Impor LPG Capai 8,4 Juta Ton, DME Diharapkan Jadi Pengganti Efektif
-
Defisit APBN 2025 Hampir 3 Persen, Purbaya Singgung Danantara hingga Penurunan Pajak
-
Target IHSG Tembus 10.000, OJK: Bukan Tak Mungkin untuk Dicapai