Suara.com - Jakarta International Stadium (JIS) digadang-gadang sebagai salah satu stadion termegah di Indonesia. Biaya renovasi JIS bahkan hanya untuk satu tiang penyangga pun tak main-main.
Pasalnya, stadion yang terletak di Jakarta Utara ini menelan anggaran pembangunan senilai Rp4,5 triliun. Tidak heran jika saat digunakan tarif sewa lapangan JIS berkisar Rp2 – Rp4,75 juta.
Namun, gelontoran biaya mahal itu nyatanya tak menjamin keamanan dan kekokohan fasilitas stadion. Saat peresmiannya Juli 2022 lalu, salah satu pagar pembatas tribun penonton dan area lapangan terpantau roboh. Saat itu, di tribun penonton terpantau Jackmania atau pendukung Persija Jakarta menghadiri peresmian.
Manajemen Persija pun meminta PT Jakarta Propertindo (Perseroda) atau Jakpro sebagai pengembang utama JIS melakukan evaluasi terkait keamanan penonton. Pasalnya, jika kejadian serupa terjadi saat pertandingan berlangsung, tim yang bertanding bisa dikenai sanksi denda.
Dalam keterangan resminya, Direktur Utama Jakpro Widi Amanasto menyatakan biaya operasional sekaligus perawatan JIS setidaknya mencapai Rp60 miliar per tahun. Biaya tersebut termasuk anggaran kebersihan, housekeeping, keamanan, utilitas, asuransi bangunan, peralatan mesin, juga penggantian lampu.
Hal tersebut harus dicek secara rutin. Sementara itu, biaya depresiasi atau penurunan nilai aset karena digunakan adalah Rp150 miliar per tahun. Dengan demikian, manajemen JIS benar-benar mengandalkan pendapatan asli atau revenue untuk menanggung biaya operasional sekaligus depresiasi.
Di samping sarana olahraga, Jakpro juga membangun beragam sarana penunjang seperti area parkir, hotel berbintang empat, serta co-working space atau ruang kerja bersama. Dengan demikian, kompleks stadion tidak hanya akan menguntungkan sebagai sarana olahraga tetapi juga dalam konteks pengembangan bisnis.
Untuk diketahui, JIS dibangun pada lahan seluas 22 hektare dengan kapasitas 82.000 penonton. Stadion ini didesain dengan standar sepak bola internasional yang berkiblat di Eropa. Rumputnya merupakan perpaduan antara rumput hibrid terdiri dari sintesis dan natural yang dapat digunakan hingga 1.000 jam pertandingan.
Kualitasnya disebut setara dengan stadion Allianz Arena markas klub raksasa Jerman, Bayern Munich. Stadion ini juga diresmikan langsung oleh Gubernur Anies Baswedan dengan dihadiri sejumlah musikus kenamaan tanah air.
Baca Juga: Anies Ngeluh Susah Cari Sinyal Internet Gegara WiFi di JIS Lemot, Jakpro Janji Perbaiki
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Tag
Berita Terkait
-
Anies Baswedan Sebut Ambruknya Pagar Tribun JIS Jadi Pembelajaran, Politisi PDIP: Audit!
-
Baru Diluncurkan, Anies Baswedan Komplain Internet Jelek di JIS
-
Ungkit Anggaran Rp4,5 T usai Pagar Tribun JIS Jebol, Gilbert PDIP Skakmat Anies: Jangan Terlalu Sesumbar Ucap Mahakarya!
-
Penonton Membludak Duduk di Pagar, Pembatas Tribune Jakarta International Stadium Roboh
-
Anies Ngeluh Susah Cari Sinyal Internet Gegara WiFi di JIS Lemot, Jakpro Janji Perbaiki
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri
-
Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026
-
Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi
-
Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok
-
DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi
-
Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!
-
Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float
-
PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum
-
Influencer Tak Bisa Lagi Asal Kasih Saran Saham dan Kripto, Begini Ketentuannya
-
Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun