Suara.com - Relawan Mak Ganjar menanam 400 pohon cabai di Pademangan, Jakarta Utara. Pohon cabai lengkap dengan pot dan media tanam diberikan kepada warga di Pademangan.
Ketua Mak Ganjar Jakarta Utara, Kiki Sakinah mengatakan kegiatan ini merupakan program 'Petik Masak' yang diusung oleh relawan Ganjar Pranowo. Ia berharap hasil dari program 'Petik Masak' bisa dikembangkan oleh masyarakat.
"Untuk hari ini warga Pedemangan Barat menerima 400 pohon cabai, ini dibagikan kepada warga agar meningkatkan perekonomian," kata Kiki.
Kiki menjelaskan, bantuan ini bisa dikembangkan perorangan maupun berkelompok. Ia melihat peluang besar dalam potensi pohon cabai dalam mendorong ekonomi warga.
"Ini bisa dibudidayakan untuk ibu-ibu di rumah dan kalau dikembangbiakan lebih banyak bisa untuk dijual dan menambah pendapatan sehari-hari," ujar Kiki.
Salah satu warga Pademangan, Erna mengikuti kegiatan 'Petik Masak', ia merasa sangat terbantu dengan kegiatan ini.
"Kegiatan ini bisa membantu ibu-ibu yang membutuhkan cabai yang sedang mahal, ini sangat bagus dan membantu ekonomi rakyat," kata Erna.
Erna menilai program ini sangat menyentuh dan memotivasi di lingkungan padat penduduk, program ini juga bisa mendorong semangat ibu-ibu rumah tangga agar bisa produktif.
"Sangat bermanfaat untuk kita, terima kasih relawan Mak Ganjar semoga Pak Ganjar Pranowo bisa menjadi Presiden di 2024," ucapnya.
Baca Juga: Ribuan Relawan Mak Ganjar Berdoa Bersama Bagi Kemajuan Indonesia
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Jawaban Menohok Purbaya Saat Dikritik Pertumbuhan Ekonomi Gegara Stimulus Pemerintah
-
Tersiar Kabar PPPK Kena PHK Massal Setelah APBD Dipotong, Apa Kata Pemerintah?
-
Rupiah Kembali Merosot ke Level Rp 17.382, Apa Penyebabnya?
-
Ada Apa dengan IHSG Hari Ini, Ambruk 2% hingga 607 Saham Merah
-
UMKM Mitra Binaan Pertamina Mengudara, Kini Menjangkau Penumpang Pesawat Pelita Air
-
Ambisi Prabowo-Bahlil: Alirkan Listrik Lintas Negara ke Wilayah 3T
-
Pemerintah Indonesia dan Filipina Sepakat Kerja Sama Hilirisasi Industri Nikel
-
Jumlah Armada Taksi Bluebird Tembus 26 Ribu Setelah 54 Tahun Berdiri
-
Investigasi Kemenhub Ungkap Bus ALS Tak Miliki Izin Operasi
-
Emiten PSGO Raup Pendapatan Tembus Rp2,55 Triliun, Ini Pendorongnya