Lifestyle / Female
Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:25 WIB
ilustrasi bedak (magnific)
Baca 10 detik
  • Setting powder berfungsi mengunci foundation dan concealer serta mengontrol minyak berlebih agar riasan tidak luntur.
  • Finishing powder diaplikasikan sebagai langkah terakhir untuk menyamarkan pori-pori dan memberikan efek wajah yang halus.
  • Kedua produk memiliki perbedaan fungsi, tekstur, dan waktu pemakaian yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan kulit.

Suara.com - Dalam dunia makeup, bedak sering dianggap sebagai langkah terakhir yang sederhana. Padahal, ada dua jenis bedak yang sering membingungkan: setting powder dan finishing powder.

Keduanya terlihat mirip, sama-sama berbentuk bedak tabur atau padat, tapi fungsinya berbeda. Memahami perbedaannya membantu makeup lebih awet, tampak natural, dan sesuai kebutuhan kulit.

Apa Itu Setting Powder?

ilustrasi perempuan memakai bedak (magnific/jcomp)

 

Setting powder adalah bedak yang berfungsi mengunci base makeup, terutama foundation dan concealer. Tujuannya agar riasan tidak mudah bergeser, luntur, atau retak sepanjang hari.

Bedak ini menyerap minyak berlebih, mengurangi kilap, dan mencegah creasing di area lipatan seperti bawah mata.

Biasanya setting powder memiliki tekstur yang sedikit lebih berat dibandingkan finishing powder. Bentuknya bisa tabur (loose) atau padat (pressed), dan warnanya sering transparan atau disesuaikan dengan tone kulit.

Kandungan seperti silica, talc, atau cornstarch membantu mengontrol sebum. Setting powder ideal untuk kulit berminyak atau kombinasi, serta untuk makeup yang harus tahan lama, misalnya acara seharian atau cuaca panas.

Apa Itu Finishing Powder?

ilustrasi perempuan memakai bedak (magnific/jcomp)

 

Finishing powder digunakan sebagai sentuhan akhir. Fungsinya bukan sekadar mengunci, melainkan menyempurnakan tampilan.

Bedak ini membuat kulit tampak lebih halus, menyamarkan pori-pori, garis halus, dan tekstur kulit, sehingga memberikan efek soft-focus atau seperti filter kamera.

Teksturnya biasanya lebih halus dan ringan. Beberapa formula mengandung partikel pemantul cahaya (seperti mica) yang memberi efek glowing lembut tanpa membuat wajah terlihat berminyak.

Baca Juga: 4 Rekomendasi Translucent Powder Lokal Terbaik yang Tidak Mengubah Warna Foundation

Finishing powder sering transparan dan diaplikasikan di akhir rangkaian makeup. Hasilnya lebih natural dan airbrushed. Cocok untuk kulit normal hingga kering, atau saat ingin tampilan flawless untuk foto dan video.

Perbedaan Utama Setting Powder dan Finishing Powder

ilustrasi bedak (magnific/KamranAydinov)

 

Perbedaan utamanya terletak pada fungsi, waktu pemakaian, dan hasil akhir:

  • Fungsi: Setting powder fokus mengunci makeup dan mengontrol minyak. Finishing powder fokus menyempurnakan tekstur dan memberi efek blur.
  • Waktu aplikasi: Setting powder dipakai setelah foundation dan concealer (sebelum blush, bronzer, atau highlighter). Finishing powder dipakai paling akhir, setelah semua produk makeup.
  • Tekstur dan hasil: Setting powder cenderung matte dan lebih “mengunci”. Finishing powder lebih ringan, memberikan soft-focus, dan bisa sedikit luminous.
  • Kemampuan mengontrol minyak: Setting powder lebih unggul. Finishing powder kurang efektif untuk kulit sangat berminyak.
  • Risiko: Setting powder berlebihan bisa terlihat heavy atau cakey. Finishing powder berlebihan (terutama yang mengandung mineral tertentu) bisa menyebabkan flashback putih di foto dengan flash.

Banyak produk modern menggabungkan kedua manfaat, tapi secara klasik keduanya tetap berbeda. Kamu bisa memakai keduanya: setting powder dulu untuk mengunci, lalu finishing powder tipis di akhir untuk efek flawless.

Cara Pakai Setting Powder

ilustrasi bedak (magnific/pressfoto)

 

  1. Setelah foundation dan concealer merata, ambil sedikit setting powder dengan beauty blender yang sedikit lembap atau kuas bedak.
  2. Tekan-tekan (press and roll) di area yang mudah berminyak atau creasing, terutama T-zone (dahi, hidung, dagu) dan bawah mata. Jangan digosok keras agar makeup tidak bergeser.
  3. Biarkan beberapa detik (teknik baking) jika ingin hasil sangat matte, lalu sapu sisa bedak dengan kuas lembut.
  4. Lanjutkan dengan produk cream atau powder lain seperti blush.
  5. Untuk touch-up siang hari, setting powder juga bisa digunakan untuk menyerap minyak tanpa menambah lapisan tebal.

Cara Pakai Finishing Powder

Ilustrasi bedak [Freepik]

 

  1. Setelah semua makeup selesai (termasuk blush, bronzer, highlighter, dan eye makeup), ambil finishing powder dengan kuas fluffy besar.
  2. Ketuk sisa bedak di sisi kemasan, lalu sapukan tipis-tipis ke seluruh wajah dengan gerakan lembut seperti “veil”. Fokus di area pori-pori besar atau yang ingin disamarkan.
  3. Hindari aplikasi berlebihan. Kurang justru lebih baik agar tidak terlihat powdery.
  4. Jika menggunakan setting spray, semprotkan setelah finishing powder.

Tips Memilih dan Memakai Keduanya

ilustrasi bedak (freepik/devmaryna)

 

Sesuaikan dengan jenis kulit: kulit berminyak lebih butuh setting powder, kulit kering lebih cocok finishing powder yang ringan.

Untuk makeup sehari-hari, satu jenis saja sudah cukup. Untuk acara formal atau foto, kombinasi keduanya memberikan hasil terbaik.

Selalu mulai dengan jumlah sedikit. Gunakan kuas atau sponge yang bersih. Pilih formula yang sesuai (transparan untuk semua skin tone, atau berwarna untuk coverage tambahan).

Dengan memahami perbedaan setting powder dan finishing powder serta cara pakainya, makeup kamu akan lebih tahan lama, tampak rapi, dan natural. Tidak perlu bingung lagi saat memilih bedak di rak kosmetik. Coba sesuaikan dengan kebutuhan, dan nikmati hasil riasan yang lebih maksimal.

Load More