Suara.com - PT. SayaKaya Lahir Batin, aplikasi butik reksa dana onlin, telah mencatat distribusi Asset Under Management atau dana kelolaan sebesar hampir Rp600 miliar hanya dalam 10 bulan beroperasi.
CEO SayaKaya Jessica Wijaya mengatakan reksa dana pasar uang dan obligasi diminati masyarakat karena memiliki tingkat risiko yang relatif lebih rendah dan memberikan return yang jauh lebih tinggi dibandingkan deposito dan tabungan biasa.
"Bahkan, reksa dana pasar uang yang tersedia di SayaKaya dapat dicairkan kapan saja tanpa penalti. Dana pun akan masuk ke rekening nasabah 1 hari kerja setelah instruksi pencairan diterima oleh SayaKaya," kata Jessica dalam keterangan pers di Jakarta, Kamis (27/10/2022).
Sejak Oktober 2021, SayaKaya telah terdaftar di OJK sebagai agen penjual reksa dana. Sampai dengan bulan September 2022, SayaKaya sudah memiliki lebih dari 20 produk reksa dana yang terkurasi dan telah dipercaya oleh 140,000 pengguna.
Jessica berharap akan lebih banyak lagi masyarakat Idonesia yang mau mulai melirik reksa dana sebagai opsi investasi yang lebih menarik dibandingkan tabungan di bank.
"Reksa dana merupakan alternatif investasi yang menguntungkan karena dapat dicairkan kapan saja tanpa penalti, dan keuntungan yang diterima sudah bersih tanpa dipotong biaya maupun pajak," paparnya.
Reksa dana pun bisa dibeli mulai dari nominal Rp10.000 saja. Kini, menabung di bank konvensional bahkan seringkali sudah tidak mendapatkan bunga yang dapat mengalahkan biaya admin bank jika tidak mencapai saldo minimum tertentu.
Beberapa produk reksa dana pasar uang dan obligasi di SayaKaya mencatatkan return stabil sebesar kurang lebih 5%-6% per tahun secara historikal, sehingga performanya jauh melebihi tabungan dan deposito yang terdapat di bank-bank pada umumnya.
Di SayaKaya juga terdapat opsi produk reksa dana syariah yang sudah dikelola dengan prinsip syariat Islam, sehingga masyarakat yang berasal dari kalangan Muslim pun tidak perlu khawatir ketika berinvestasi di SayaKaya.
"Terdapat produk reksa dana pasar uang syariah, reksa dana sukuk, bahkan reksa dana saham syariah yang dapat dipilih melalui aplikasi SayaKaya," kata dia.
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Bukan Indonesia! Vietnam Disebut Negara ASEAN Paling Siap Jadi Tuan Rumah Piala Dunia
-
Danantara Housing Expo 2026 Hadir untuk Wujudkan Rumah Idaman, Tawarkan DP Mulai 1%
-
5 Rekomendasi Drama China Tayang Agustus 2026: Dari Romansa Modern hingga Costume Drama
-
5 Serum Vitamin C dan Niacinamide untuk Cerahkan Kulit Kusam, Mulai Rp20 Ribuan
-
BRI Dorong Remitansi PMI Jadi Modal Usaha Produktif Melalui Pelatihan Kewirausahaan di Taiwan
-
Bupati Pemalang Kena OTT KPK, Golkar Tegaskan Komitmen Sanksi Bagi Kader Bermasalah
-
Rp11,3 Triliun Digelontorkan, BNPP Fokus Benahi Empat Masalah Besar Kawasan Perbatasan RI
-
Lewat BRI Peduli, PMI di Taiwan Dibekali Literasi Keuangan dan Strategi Mengembangkan Usaha
-
Putusan MK soal Usia Wapres Langsung Berlaku 3 Hari, Kenapa Anggaran MBG Harus Tunggu 2 Tahun?
-
Presiden Argentina Ribut dengan Presiden Brasil: Dia Pencuri dan Korup