Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan pada penutupan sepanjang perdagangan hari ini berhasil menguat ke zona hijau setelah ditutup pada level 7.070.
Mengutip data RTI, Rabu (9/11/2022), IHSG ditutup naik 19,9 basis poin atau terapresiasi 0,28 persen ke level 7.070.
IHSG bergerak dari batas bawah di level 7.037 hingga batas atas pada level 7.073 setelah dibuka pada level 7.050 pada perdagangan tadi pagi.
Sepanjang hari ini transaksi mencapai 27,7 miliar lembar saham dengan transaksi mencapai Rp12 triliun serta volume perdagangan mencapai 1,4 juta kali.
Sebanyak 244 saham berhasil menguat, sementara 261 saham bergerak melemah dan 195 saham tidak mengalami perubahan harga alias stagnan.
Saham-saham yang tergolong top gainer antara lain saham PDPP naik 70 point atau menguat 35,00 persen ke level 270. BSBK menguat 34,81 persen atau naik 47 point ke level 182.
Selanjutnya saham KDTN menguat 26,00 persen atau bertambah 39 point ke level 189. BABP menguat 25,24 persen atau naik 26 point ke level 129. SIPD yang naik 200 point atau menguat 19,04 persen ke level 1.250.
Sementara saham-saham yang tergolong top losser antara lain saham RISE 70 point atau melemah 6,89 persen ke level 945. UFOE melemah 6,84 persen atau koreksi 26 point ke level 354. POLL terkoreksi 26
point atau melemah 6,77 persen ke level 358.
Selanjutnya saham ASSA turun 65 point atau melemah 6,59 persen ke level 920. ALMI melemah 20 point atau turun 6,49 persen ke level 288.
Baca Juga: IHSG Menguat ke Level 7.059, Pantau 7 Saham Pilihan Ini
Di sisi lain, Indeks LQ45 tercatat menguat 0,34 persen ke level 1.009. Sedangkan, JII turun 0,46 persen ke level 616.
Selanjutnya, IDX30 ditutup menguat 0,39 persen ke level 531,134. Sementara IDX80 tercatat naik 0,24 persen ke level 142,375.
Tag
Berita Terkait
-
IHSG Masih Perkasa di Awal Perdagangan, Betah di Level 7.000
-
IHSG Uji Resistansi 7.120 di Tengah Reli Wall Street dan Volatilitas Harga Minyak
-
Disokong Pertumbuhan Ekonomi, IHSG Bangkit ke Level 7.000 Lagi
-
IHSG Masih Betah di Zona Merah Selasa Pagi Ini, Kembali ke Level 6.900
-
IHSG Dihantui Aksi Jual Asing Rp791 Miliar, Cek Saham yang Wajib Dicermati Hari Ini
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Aturan Baru DHE SDA Berlaku 1 Juni 2026, Devisa Eksportir Wajib Disimpan di Bank Negara
-
Purbaya Mau Terbitkan Panda Bond di China Demi Perkuat Rupiah
-
Kurs Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.388, Dolar AS Tertekan Sentimen Global
-
Purbaya Minta Investor Segera Serok Saham RI, Jamin Bakal Untung Banyak
-
IHSG Masih Perkasa di Awal Perdagangan, Betah di Level 7.000
-
OJK Denda Rp85,04 Miliar ke 97 Pelaku Pasar Modal, Investor RI Tembus 26,49 Juta
-
BI Perketat Syarat Beli Dolar AS, Ini Strategi Terbaru Penguatan Rupiah
-
BNI Ingatkan Nasabah Jaga Data Sensitif, Waspadai Modus Penipuan Digital
-
Harga Emas Antam Mulai Naik, Hari Ini dibanderol Rp 2,79 Juta/Gram
-
IHSG Uji Resistansi 7.120 di Tengah Reli Wall Street dan Volatilitas Harga Minyak