Suara.com - Mahasiswa Papua di Provinsi Banten menyambut positif kehadiran program Papua Digital Academy. Program tersebut digagas oleh Eksponen Muda Papua (EMP).
Ketua EMP Rahman Patur mengatakan, mahasiswa asal Papua tersebut melanjutkan studi di Banten. Menurut Rahman, mereka sangat antusias dan bersedia mengikuti program Papua Digital Academy.
"Alhamdulillah, puji Tuhan, program Papua Digital Academy mendapat sambutan positif dari mahasiswa Papua yang lanjut studi di Banten. Banyak dari mereka yang menyatakan kesediaannya untuk ikut bergabung," kata Rahman usai peluncuran program di Lionz Cafe, Tangerang, Banten.
Rahman mengatakan, sambutan positif ini menjadi motivasi EMP untuk terus memberdayaan dan mengambangkan potensi anak-anak muda Papua.
Rahman menilai, selama ini jarang ada organisasi kepemudaan Papua yang benar-benar konsen dalam pembinaan dan pengembangan potensi sumberdaya anak-anak muda yang berasal dari Timur Indonesia ini.
"Pelajar-mahasiswa Papua, khususnya yang studi di luar Papua akhirnya minim untuk menemukan wadah yang serius mendorong ke arah pengembangan potensi SDM," kata Rahman.
Rahman mengatakan, hal itu berimbas pada terhambatnya peningkatan skil dan kompetensi generasi muda Papua. Khususnya dalam hal penguasaan tekonologi dan informasi termutakhir.
"Yang dibutuhkan hari ini dari anak-anak muda Papua adalah wadah pengembangan potensi SDM tadi. Nah, inilah yang mendorong Eksponen untuk gencar lakukan pembinaan dan pelatihan SDM," terangnya.
Baca Juga: Ini Penyebab TV Digital Tidak Ada Sinyal dan Cara Mengatasinya
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M
-
Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun
-
5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar
-
Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027
-
Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80
-
Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan
-
Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran
-
Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan
-
LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%
-
Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya