Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sepanjang perdagangan hari ini betah dalam zona hijau, dimana indeks menguat ke level 7.080.
Mengutip data RTI, Kamis (24/11/2022) IHSG ditutup naik 26,3 basis poin atau terapresiasi 0,37 persen ke level 7.080.
IHSG bergerak dari batas bawah di level 7.069 hingga batas atas pada level 7.104 setelah dibuka pada level 7.054 pada perdagangan tadi pagi.
Sepanjang hari ini transaksi mencapai 40 miliar lembar saham dengan transaksi mencapai Rp10,6 triliun serta volume perdagangan mencapai 1,1 juta kali.
Sebanyak 253 saham berhasil menguat, sementara 270 saham bergerak melemah dan 179 saham tidak mengalami perubahan harga alias stagnan.
Saham-saham yang tergolong top gainer antara lain saham BBSS naik 23 point atau menguat 33,82 persen ke level 91. BCIP menguat 28,33 persen atau naik 17 point ke level 77.
Selanjutnya saham SINI menguat 25,00 persen atau bertambah 106 point ke level 530. INDX menguat 24,79 persen atau naik 60 point ke level 302. TRIS yang naik 40 point atau menguat 19,04 persen ke level 250.
Sementara saham-saham yang tergolong top losser antara lain saham NFCX turun 700 point atau melemah 7.00 persen ke level 9.300. PICO melemah 6,98 persen atau koreksi 26 point ke level 346.
Selanjutnya saham BPTR terkoreksi 18 point atau melemah 6,97 persen ke level 240. KIOS turun 30 point atau melemah 6,91 persen ke level 404. LINK melemah 230 point atau turun 6,90 persen ke level 3.100.
Baca Juga: 128 Saham Menghijau, Kamis Pagi IHSG Menguat ke Level 7.076
Di sisi lain, Indeks LQ45 tercatat menguat 0,01 persen ke level 1.809,803. Sedangkan, JII Naik 0,44 persen ke level 610,541.
Selanjutnya, IDX30 ditutup menguat 0,51 persen ke level 527,762. Sementara IDX80 tercatat naik 0,48 persen ke level 141,324.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
Terkini
-
Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026
-
Rupiah Meriang Lagi! Ditutup ke Level Rp17.859 per Dolar AS
-
KOSPI dan IHSG Kompak Anjlok Parah, Pasar Saham Merana
-
Khofifah Paparkan Realisasi Pendapatan APBD Jatim 2025 Tembus 104,65 Persen
-
Mengapa Minyakita Selalu Langka? Ekonom Ungkap Masalahnya
-
Tempo Scan (TSPC) Respon Penangkapan Richard Muljadi Terkait Kasus Penipuan
-
Klarifikasi Purbaya soal Patriot Bond Bikin Investor Kebal Pajak-Hukum hingga Pencucian Uang
-
Hutama Karya Catat Kinerja Positif dalam Pengelolaan 14 Ruas Tol di Wilayah Indonesia
-
Minyakita Masih Mahal, CORE Sebut Produsen Sawit Lebih Pilih Ekspor Ketimbang Pasok Dalam Negeri
-
Siapa Richard Muljadi? Cucu Konglomerat Terjerat Penipuan Batu Bara