Suara.com - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah berharap, kerja sama antara Pemerintah Indonesia dan Hinode Group, khususnya di bidang pelatihan dan penempatan perawat lansia/caregiver dapat lebih berkembang.
Hal tersebut disampaikan ketika Menaker melanjutkan kunjungan kerjanya ke Jepang dan melakukan pertemuan dengan President of General Incorporated Institution Hinode Medical Welfare Group, Takeshi Onishi, di Sun Home Amagasaki, Perfektur Hyogo Jepang, Senin (28/11/2022).
Menaker Ida Fauziyah mengatakan, melalui pertemuan dengan Hinode Welfare Group diharapkan dapat memberikan informasi lebih komprehensif mengenai pengelolaan fasilitas panti jompo di Jepang.
Sejak beberapa tahun lalu, lanjut Menaker Ida, Pemerintah Jepang mendorong penerimaan peserta pemagangan maupun tenaga kerja asing melalui skema Specified Skilled Workers (SSW).
“Tentunya ini merupakan peluang bagi SDM Indonesia yang ingin bekerja sebagai perawat lansia/caregiver di Jepang, mengingat Jepang tertarik atas kemampuan dan sikap tenaga kerja Indonesia yang dikenal dengan ramah dan sopan," ungkapnya.
Pada pertemuan ini, Menaker mengucapkan terima kasih atas kerja sama yang dilakukan Pemerintah Indonesia dan Hinode Group dalam memberikan pelatihan dan penempatan bagi perawat lansia/caregiver di Jepang. “Semoga di masa yang akan datang, kerja sama Pemerintah Indonesia dengan Hinode Group melalui skema SSW, akan semakin besar dan saling menguntungkan,” ucapnya.
Berita Terkait
-
4 Rekomendasi Film Indonesia Adaptasi Buku di Genflix, Ada Laskar Pelangi!
-
Kata Pengamat, Koalisi Indonesia Bersatu Bakal 'Rugi Bandar' Jika Usung Ganjar Pranowo: Demi Keutuhan KIB...
-
Fakta Menarik KF-X/IF-X, Proyek Jet Tempur Masa Depan Indonesia
-
Sikap Herjunot Ali pada Kaum LGBT: "Dimana bumi dipijak, di situ langit dijunjung"
-
Raffi Ahmad Jadi Trending Twitter Mengikuti Taggar #PrankGBK, Ada Apa?
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M
-
Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun
-
Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027
-
Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80
-
Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan
-
Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran
-
Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan
-
LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%
-
Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya
-
LPDB Koperasi Ajak Gerakan Credit Union Perkuat Koperasi Desa Merah Putih