Suara.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif atau Menparekraf Sandiaga Uno sempat menghadiri seremoni penawaran saham perdana atau IPO PT Jobubu Jarum Minahasa Tbk (BEER). Pelaksanaan IPO dilakukan di Bursa Efek Indonesia pada pekan kemarin.
Emiten tersebut merupakan produsen minuman beralkohol dengan merek Cap Tikus 1978, Daebak Soju dan Daebak Sparks.
Pengamat Kebijakan Publik dari Universitas Trisakti Trubus Rahadiansyah menilai langkah Sandiaga yang mendukung perusahaan miras IPO di BEI merupakan kebijakan yang tak hanya sekadar inkonsisten. Namun juga membuat publik bingung.
Sebab sejak awal Anies dan Sandiaga sangat anti terhadap maraknya maksiat di Jakarta. Termasuk melarang peredaran miras dan menjual saham Delta Djakarta.
"Mereka kan ingin mewujudkan Jakarta sebagai kota halal. Bahkan saat itu mereka menutup Alexis. Namun kenyataannya kini setelah Sandiaga menjadi Menteri Parekraf, semua kebijakan yang ia janjikan selama memimpin Jakarta ia abaikan. Kelihatan kebijakan Anies dan Sandiaga saat itu sarat dengan kepentingan politik semata. Tidak kosistensi dalam menjalankan kebijakannya," ujar Trubus di Jakarta, Selasa (10/1/2023).
Trubus melihat sepak terjang Sandiaga mendukung emiten berkode BEER ini akan berdampak signifikan terhadap loyalisnya yang selama ini mendung.
Sebab para pemilih akan melihat cara pandang politik dan konsistensi kebijakan pemimpinnya. Langkah yang dilakukan Sandiaga menurut Trubus pasti akan mencederai perasaan pendukungnya.
"Sebab publik akan melihat pemimpin dari transaparansi, konsistensi dan negarawan. Sandiaga belum mengarah ke calon pemimpin yang ideal bagi publik. Sekarang Sandiaga tak memiliki dukungan publik yang kuat lagi. Apa lagi ia saat ini renggang dengan Gerindra," kata Trubus.
Sandiaga yang tidak datang di acara peresmian kantor Kantor Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Gerindra dinilai Trubus merupakan salah satu bukti pembangkangan dan renggangnya hubungannya dengan parpol pengusungnya.
Baca Juga: Waspada Resesi 2023, Sandiaga Uno Ubah Strategi Pariwisata Nasional
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman
-
Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak
-
Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!
-
Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika
-
Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?
-
Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran
-
Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas
-
Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa
-
Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?
-
Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026