Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta para menterinya untuk memperhatikan kenaikan sejumlah barang kebutuhan pokok, terutama harga beras dan minyak goreng yang kini mulai merangkak naik.
Hal tersebut dikatakan Jokowi saat memimpin Rapat Terbatas Mengenai Peningkatan Aktivitas Perekonomian dan Pariwisata Pasca Pencabutan PPKM, di Kantor Presiden, Senin (30/1/2023).
"Yang berkaitan dengan ekonomi, utamanya yang berkaitan dengan inflasi, kenaikan harga-harga barang dan jasa. Saya lihat betul-betul harus diwaspadai mengenai yang pertama urusan beras, yang kedua yang berkaitan dengan minyak goreng, coba dilihat betul," kata Jokowi.
Selain itu, Jokowi memberikan arahan khusus kepada Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan agar bisa menyusun kebijakan untuk menarik lebih banyak investasi di 2023.
"Untuk investasi saya minta menko marinves menyampaikan mengenai hal-hal yang perlu kita lakukan di 2023, terutama terobosan dalam meningkatkan investasi," imbuhnya.
Sedangkan, kepada Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, Jokowi meminta agar diberikan laporan bagaimana kondisi investasi yang masuk setelah dicabutnya kebijakan PPKM di akhir tahun lalu.
"Saya hanya minta nanti ini laporan dari Menteri Pariwisata seperti apa, termasuk juga di dalamnya mengenai investasi di bidang pariwisata, utamanya yang pertama di Labuan Bajo, kemudian yang kedua di Mandalika, ketiga di Toba, dan yang keempat di Likupang," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri
-
Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026
-
Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi
-
Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok
-
DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi
-
Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!
-
Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float
-
PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum
-
Influencer Tak Bisa Lagi Asal Kasih Saran Saham dan Kripto, Begini Ketentuannya
-
Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun