Suara.com - Rencana PT KAI Commuter Indonesia (KCI) untuk impor kereta bekas Jepang masih terganjal, karena belum mendapat lampu hijau dari Kementerian Perindustrian maupun Kementerian Perdagangan.
Menurut Menteri Perindustrian (Menperin), Agus Gumiwang, pembahasan terkait masalah ini akan dibahas dalam rapat koordinasi (rakor) yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, hari ini Jumat (3/3/2023).
Dalam rapat tersebut, akan disampaikan aspirasi dari seluruh pihak termasuk pengamat dan pelaku industri.
Terganjalnya restu impor karena pemerintah ingin mendorong industri dalam negeri.
Perlu diketahui, PT KAI Commuter Indonesia (KCI) belum mendapatan restu untuk melakukan impor KRL atau Kereta Rel Listrik bekas dari Jepang.
Sementara ada 29 KRL yang akan dikonversikan atau dipensiunkan pada 2023 dan 2024.
KCI secara teknik sudah mendapatkan izin untuk impor KRL dari Kementerian Perhubungan.
Namun, pelaksanaan impor harus mendapatkan izin dari Kementerian Perdagangan.
Adapun izin Kementerian Perdagangan tersebut, baru dapat dikeluarkan jika sudah mengantongi rekomendasi dari Kementerian Perindustrian.
Baca Juga: Buat Pabrik di Meksiko Hingga Buka Kantor di Malaysia, Tesla Makin Jauh dari RI?
Namun, hingga saat ini izin impor KRL belum dikeluarkan.
Sebelumnya, Vice President Corporate Secretary KCI, Anne Purba menuturkan, ada 10 rangkaian KRL Jabodetabek di tahun 2023 dan 19 rangkaian di tahun 2024 yang harus dipensiunkan.
Karenanya, kata dia, kebutuhan mendesak tahun ini adalah mendapatkan 10 KRL pengganti.
"Kereta ini akan dapat dioperasikan pada tahun 2025-2026," ujar Anne.
Menurut Anne, kesepakatan awal Memorandum of Understanding (MoU) tersebut sejak tahun 2022 sudah ditandatangani.
Kata dia, penambahan kereta tersebut mengingat saat ini pihaknya melayani lebih dari 800.000 pengguna per hari, dan diperkirakan akan terjadi penambahan seiring berjalannya waktu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik
-
Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor
-
Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026
-
Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?
-
Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?
-
Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun
-
Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026
-
INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur
-
ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri