Suara.com - Para sukarelawan Mak Ganjar Sumsel kembali membawa bantuan untuk korban banjir di Kabupaten Lahat.
Bantuan itu diberikan untuk korban banjir di Jalan Raya Mulak Ulu-Pagar Gunung Keban Agung, Kecamatan Mulak Ulu, Kabupaten Lahat.
Sebelumnya, para sukarelawan sudah datang membawa bantuan pada pekan lalu.
"Kami masih di lokasi yang sama karena warga setempat membutuhkan bantuan lainnya, terutama peralatan mandi," ujar Ketua Mak Ganjar Sumsel, Seftiana di lokasi.
Seftiana mengatakan kepala desa setempat meminta sukarelawan menghindari terlalu dekat dengan lokai karena masih turun hujan dan dikhawatirkan terjebak banjir.
Hanya aparat pemerintah yang berada di lokasi sehingga para sukarelawan tak sampai terkena banjir/
Dalam kegiatan bakti sosial ini, Mak Ganjar membawa bantuan berupa sabun, pasta gigi, deterjen, shampoo, peralatan mandi dan baju kaus atribut sukarelawan.
Bantuan diberikan pada sekitar 35 warga setempat. Mak Ganjar Sumsel juga berusaha menyemangati korban yang terkena bencana banjir tersebut.
Hartuti, warga korban banjir terharu menyambut para sukarelawan yang lagi ke desanya.
Baca Juga: Kali Ciliwung Meluap, Permukiman Warga Kebon Pala Terendam Banjir
"Terima kasih sudah datang kembali untuk membantu kami yang masih kekurangan. Sekali lagi terima kasih. Bantuan ini sangat bermanfaat sekali untuk kami," ujar Hartuti.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri
-
Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026
-
Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi
-
Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok
-
DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi
-
Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!
-
Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float
-
PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum
-
Influencer Tak Bisa Lagi Asal Kasih Saran Saham dan Kripto, Begini Ketentuannya
-
Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun