Suara.com - Para perempuan milenial dan mahasiswa Kota Sukabumi kepincut agenda positif ala sukarelawan Srikandi Ganjar Jawa Barat untuk mengisi waktu luang di bulan Ramadan.
Pada kesempatan ini, Srikandi Ganjar Jabar menggelar workshop DIY (Do It Yourself) Canvas Lukis Sketsa Kaligrafi di Bumi Arsa Creative Space, Kelurahan Gedongpanjang, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi.
Srikandi Ganjar berkolaborasi bersama Pena Koas Calligraphy Painting, dan menghadirkan pelukis profesional Achmad Subhani sebagai pemateri dalam kegiatan tersebut.
Koordinator Wilayah Srikandi Ganjar Jabar, Eva Yuliana mengatakan pelatihan ini merupakan bentuk stimulan para perempuan untuk mengembangkan potensi seni dan ide-ide kreatif yang dituangkan ke dalam media kanvas.
"Kegiatan hari ini kami menggaet salah satu komunitas di Sukabumi semacam pegiat seni kaligrafi. Di sini kami membagikan masing-masing kanvas sketsa kaligrafi untuk mereka bisa melukis bersama," ucap Eva ditulis Senin (10/4/2023).
Kurang lebih ratusan perempuan milenial dan mahasiswa turut ambil bagian. Mereka diberikan pengetahuan tentang teknis-teknis melukis, hingga mencoba secara langsung.
Sebagai garda perempuan milenial, Srikandi Ganjar Jabar ingin mendorong kemandirian kaum perempuan melalui pemberdayaan dan menambah skill agar bisa lebih berdaya.
"Sebenarnya kami juga akan mengarah ke sana, supaya acara ini gak hanya sebatas acara, (tetapi) bisa memberikan bekal kepada para milenial untuk bisa menjadi ladang usaha bagi mereka," tutup Eva.
Syifa Intan (18) mahasiswi asal Sukabumi mengungkapkan kekagumannya terhadap acara DIY Canvas Lukis Sketsa Kaligrafi ala Srikandi Ganjar Jabar.
Menurut dia, kegiatan tersebut berhasil menarik minat para perempuan milenial dan mahasiswa sekitar untuk lebih mengeksplorasi bakat-bakat terpendam.
"Menurut saya kegiatan hari ini cukup menyenangkan di bulan puasa juga. Harapan saya srikandi lebih bisa dari ini memunculkan kreativitas kegiatan-kegiatan yang lebih positif seperti bisa kaya buat perempuan juga kaya gitu," ungkap Syifa.
Berita Terkait
-
Cerita Malam Pertama Lutfiana Ulfa, Gadis Berusia 12 Tahun yang Dinikahi Syekh Puji, Sempat Alami Trauma
-
Kabar Terbaru Lutfiana Ulfa Istri Syekh Puji yang Dinikahi pada Usia 12 Tahun, Kondisinya Bikin Geleng-geleng
-
Calon Pemimpin Masa Depan, Gen Z dan Milenial Perlu Tahu Cara Tangkal Hoaks dan Propaganda
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Harga Emas di Pegadaian Hari Ini: Cek Rincian Lengkap untuk Semua Ukuran
-
Industri AI Perbankan Kian Diminati, 96 Persen Perusahaan Siap Beri Gaji Lebih Tinggi
-
Emiten DSFI Akui Pelemahan Rupiah Bikin Harga Barang Jadi Naik
-
Driver Sambut Potongan Komisi Ojol 8 Persen, Berharap Tak Muncul Biaya Baru yang Kurangi Pendapatan
-
BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri
-
Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026
-
Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi
-
Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok
-
DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi
-
Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!