"Syaratnya sangat mudah, kami hanya melampirkan fotocopy KTP dan KK saat pendaftaran. Alhamdulillah diterima sehingga bisa ikut mudik gratis Pupuk Kaltim tahun ini," kata Abdillah.
Abdillah juga berharap program ini digelar Pupuk Kaltim setiap tahun dengan penambahan rute perjalanan melalui jalur laut, agar warga kurang mampu yang ingin mudik ke luar Kalimantan Timur kembali terfasilitasi seperti tahun 2018 dan 2019. Dimana saat itu dirinya beserta keluarga juga ikut mudik gratis Pupuk Kaltim dengan kapal laut, menuju kampung halaman di Luwu Timur Sulawesi Selatan.
“Dulu saya juga ikut mudik gratis Pupuk Kaltim yang naik kapal. Kami sangat bersyukur sekeluarga bisa pulang kampung, karena saat itu memang sudah lama tidak kunjungi orangtua. Kami harap program ini terus diadakan Pupuk Kaltim,” harap Abdillah.
Hal senada turut diungkapkan Indra Wahyuningsih (40) warga Kelurahan Tanjung Laut Indah Bontang Selatan. Dia mengaku terbantu untuk mudik lebaran tahun ini, meski hanya pulang kampung ke Samarinda. Menurut dia program ini menunjukkan kepedulian tinggi dari Pupuk Kaltim bagi warga Bontang tanpa terkecuali, agar saat lebaran bisa bersilaturahmi bersama keluarga.
"Terima kasih kami ucapkan ke Pupuk Kaltim, semoga tahun depan program ini ada lagi karena sangat bermanfaat bagi masyarakat," ucap Indra Wahyuningsih.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Program E20 Jadi Senjata Baru Kurangi Impor BBM, Ini Kebutuhan Etanol Indonesia
-
Harga Pangan Hari Ini Berubah! Cabai Turun, Bawang Merah Naik
-
Pasar Logistik ASEAN Tembus Rp6.958 Triliun, Indonesia Punya Peluang Emas Jadi Pemimpin
-
Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.865 per Dolar AS, BI Disebut Lakukan Intervensi
-
Sinyal untuk Beli, Harga Emas Antam Terus Turun Jadi Rp2.645.000/Gram
-
IHSG Menguat saat Bursa Global Mayoritas di Zona Merah, Rupiah Naik Tipis
-
Setelah Dibuka Menguat IHSG Langsung Anjlok di Senin Pagi, BBCA Mulai Diborong Asing
-
Konflik AS - Iran Kembali Memanas, Harga Minyak Dunia Naik ke Level 72 Dolar AS
-
Update Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian Hari Ini
-
Kenaikan Cukai Rokok Dinilai Bisa Pangkas Ribuan Lapangan Kerja, Ini Kata Said Iqbal