Suara.com - Di tengah deraan tech winter, ketika perusahaan-perusahaan teknologi dan start-up dan (termasuk di Tanah Air) banyak melakukan penutupan operasi, bahkan melakukan PHK karena kerugian yang melilit mereka, Fox Logger memilih untuk terus berinovasi.
Inovasi bagi Fox Logger adalah keniscayaan dan dalam hal ini, CEO Fox Logger, Alamsyah menegaskan, mereka menerapkan kedisiplinan tersendiri.
“Kami terus disiplin dalam menjaga biaya operasional tetap stabil. Kami juga menerapkan prinsip ATM (Amati, Terapkan dan Modifikasi) dari inovasi-inovasi yang ada di luar negeri yangtentu saja disesuaikan dengan kebutuhan pasar dalam negeri,” ujarnya ditulis Selasa (6/6/2023).
Melihat perjalanan Fox Logger selama 8 tahun, Alamsyah merasa ada beberapa hal kunci yang mesti dimiliki para young entrepreneur yang ingin mendirikan startup. Pertama, kalkulasi yang matang.
“Jika kita ingin melakukan scaling-up, maka peningkatan penjualan menjadi penting. Persoalannya, meningkatkan volume penjualan, secara otomatis membutuhkan modal yang lebih besar lagi. Nah, di sini kita harus hati-hati, jangan sampai membakar uang tanpa perhitungan. Kalau dalam kasus Fox Logger, misalnya, jangan sampai belanja stok barang lebih banyak, kemudian memiliki piutang yang semakin besar. Ïni yang harus dicermati dalam menjalankan roda perusahaan. Jangan sampai kita melakukan kesalahan kalkulasi yang berakibat fatal,” dia mewanti-wanti.
Yang kedua, memperkuat SDM. “Jangan juga dilupakan faktor SDM yang menjadi salah satu kunci keberhasilan. Mengapa? Karena seekor kuda pacuan dapat memenangkan lomba pacuan jika kuda dan penunggangnya bisa bekerja sama dengan baik. Chemistry antar-SDM baik secara horizontal maupun vertikal harus terkoneksi dengan baik agar dampaknya bisa multiple.”
Yang ketiga, jangan pernah berpuas diri. “Sebab begitu kita langsung berpuas diri, maka ibaratnya, selesai deh tuh barang. Selesai sudah bisnis kita karena membuat diri begitu rentan dilibas pesaing,” katanya lagi penuh semangat.
Kini, di tengah tantangan yang makin berat, Fox Logger sendiri tak mau terlena. Untuk meningkatkan value yang diberikan bagi customer-nya, Fox Logger terus berinvestasi dalam meningkatkan kualitas produk dan layanannya melalui pengembangan teknologi artificial intelligence (AI), termasuk penambahan jumlah SDM yang ahli di bidang teknologi GPS tracking serta peningkatan fasilitas divisi R&D.
Sebagai salah satu wujud tidak cepat berpuas diri, Fox Logger justru sedang bersiap melakukan sederet langkah penting. Pertama, meresmikan Fox Logger Tower setinggi 8 lantai di Cideng, Jakarta. Kedua, melakukan IPO di Bursa Efek Indonesia pada Q4 tahun ini.
Baca Juga: GoTo Tutup Kantor Cabang di India, 30 Karyawan Terdampak
“Keputusan IPO ini sejatinya sebuah kuputusan yang teramat berani. Namun kami yakin bisa melakukannya, meskipun membutuhkan biaya yang tidak kecil serta menambah kesibukan operasional perusahaan yang luar biasa. Target kami di tahun 2023 adalah melakukan IPO di bursa dan sejauh ini segala sesuatunya masih berjalan on the track,” dia menegaskan.
Hasil dari IPO ini rencananya akan digunakan untuk memperkuat modal kerja sehingga Fox Logger bisa bertumbuh lebih cepat lagi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi
-
Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa
-
Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli
-
Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka
-
Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru
-
Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan
-
Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit
-
Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil
-
Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik
-
Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN