Suara.com - Usai video dirinya yng diduga memainkan judi slot online saat rapat anggota DPRD DKI Jakarta, Cinta Mega, kini dikabarkan mendapat teguran serius dari Fraksi PDIP.
Meskipun begitu, Ketua Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono, menyatakan bahwa ia percaya dengan pernyataan Cinta Mega yang mengklaim tidak bermain judi slot saat rapat paripurna. Sebelumnya, Cinta Mega mengklarifikasi bahwa yang dia mainkan hanyalah puzzle online, yaitu Candy Crush.
Gembong Warsono mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan konfirmasi langsung kepada Cinta Mega mengenai masalah ini. Mereka juga telah melakukan pertemuan dengan pimpinan fraksi untuk membahas tentang sanksi yang akan diberikan kepada Cinta Mega.
"Jadi, apakah fraksi percaya atau tidak? Kami percaya dengan apa yang telah disampaikan oleh Ibu Cinta Mega. Kami percaya 100 persen, kami sepenuhnya percaya," ujar Gembong di gedung DPRD DKI, pada Jumat (21/7/2023).
"Benar atau tidak, urusan Bu Cinta Mega sama Tuhan kan gitu saja. Penjelasannya seperti itu," imbuh dia.
Viral karena dugaan main slot judi online, ternyata Cinta Mega memiliki kekayaan hingga Rp7,3 miliar. Hal ini merujuk pada LHKPN yang ia laporkan pada 9 Maret 2023 lalu.
Dalam laporan LHKPN tersebut, Cinta Mega memiliki enam bidang tanah dan bangunan dari hasil usahanya yang tersebar di Tangerang, Tangerang Selatan, dan Jakarta Barat, dengan total nilai Rp 7,1 miliar.
Selain itu, dia juga memiliki mobil Toyota Fortuner tahun 2021 senilai Rp 350 juta, harta bergerak lainnya senilai Rp 140 juta, serta kas dan setara kas senilai Rp 117.124. Cinta Mega juga memiliki utang sebesar Rp 300 juta, sehingga total harta kekayaannya mencapai Rp 7.340.117.124 (Rp 7,3 miliar).
Cinta Mega sudah mengklarifikasi bahwa yang dia mainkan bukanlah game slot judi, melainkan game 'Candy Crush' yang belum ditutupnya saat rapat dimulai. Saat ini, ia telah meminta maaf dan bersedia menerima sanksi dari PDIP atas tindakannya tersebut.
Baca Juga: Reaksi Puan saat Budiman Sudjatmiko Temui Prabowo
Berita Terkait
-
Hadiahi 4 Rumah dan Mobil, Siapa Sosok Mertua Menpora Dito Ariotedjo?
-
Hasto PDIP Sebut Budiman Sudjatmiko Temui Prabowo Bukan untuk Bermanuver Politik
-
Aset dan Properti Cinta Mega, Tablet Diduga Buat Judi Rupanya Pakai Duit Rakyat
-
Ungkap Sering Bertemu dengan Ganjar, Sandiaga: Mari Kita Berjuang Bersama Rakyat
-
Nempel Terus Saat Safari Politik di Bogor, Ganjar Yakin Gibran Dukung Dirinya di Pilpres 2024
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman
-
Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak
-
Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!
-
Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika
-
Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?
-
Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran
-
Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas
-
Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa
-
Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?
-
Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026