Suara.com - Aksi Elon Musk mengganti nama dan logo Twitter menjadi X menimbulkan polemik baru. Sebab, perusahaan lain mulai dari Meta dan Microsoft sudah memiliki hak kekayaan intelektual pada huruf X.
Seperti diketahui, X sering digunakan sebagai merek dagang, sehingga bagi pihak yang menggunakan merek dagang itu bisa mendapatkan gugatan hukum.
Tak terkecuali Twiiter yang menggunakan logo dan nama X bisa mendapatkan gugatan di kemudian hari.
"Ada kemungkinan 100% bahwa Twitter akan digugat oleh seseorang," kata pengacara merek dagang Josh Gerben seperti dilansir dari Reuters, Rabu (26/7/2023).
Sebelumnya, Elon Musk ganti logo Twitter menjadi X pada Senin kemarin. Akan tetapi, Microsoft telah memiliki merek dagang X terkait konsol game Xbox sejak tahun 2003 lalu.
Kemudian, Meta juga sudah memiliki merek dagang federal X yang telah terdaftar sejak 2018. Merek dagang X yang dimiliki Meta ini merupakan bidang perangkat lunak dan media sosial.
Diketahui, Meta juga sempat berurusan dengan gugatan hukum setelah mengganti nama Facebook menjadi Meta.
Sementara, pengacara merek dagang di firma hukum Loeb & Loeb, Douglas Masters menambahkan, logo X memang cukup familiar dan populer secara komersial. Hanya saja dirinya menilai tidak ada keunikan pada logo X Twitter, sehingga ruang untuk melindunginya sangat sempit.
"Logonya tidak memiliki banyak kekhasan, jadi perlindungannya akan sangat sempit," kata dia.
Baca Juga: Asal Usul Logo Burung Biru Twitter yang Berubah Jadi "X", Kini Tinggal Kenangan
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun
-
Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026
-
INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur
-
ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri
-
Jawaban Menohok Purbaya Saat Dikritik Pertumbuhan Ekonomi Gegara Stimulus Pemerintah
-
Tersiar Kabar PPPK Kena PHK Massal Setelah APBD Dipotong, Apa Kata Pemerintah?
-
Rupiah Kembali Merosot ke Level Rp 17.382, Apa Penyebabnya?
-
Ada Apa dengan IHSG Hari Ini, Ambruk 2% hingga 607 Saham Merah
-
UMKM Mitra Binaan Pertamina Mengudara, Kini Menjangkau Penumpang Pesawat Pelita Air
-
Ambisi Prabowo-Bahlil: Alirkan Listrik Lintas Negara ke Wilayah 3T