Suara.com - Sukarelawan Gardu Ganjar melanjutkan kegiatan sosialisasi dan bermanfaat bagi masyarakat luas.
Salah satunya dengan mengadakan kegiatan gotong royong atau bersih-bersih di kawasan Desa Kalang Anyar, Kecamatan Pandeglang, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten.
Koordinator Pelaksana Wilayah Gardu Ganjar Pandeglang Oji Fachruroji mengatakan dalam kegiatan itu mereka berusaha menjadi inisiator dan motor penggerak kembali nilai gotong royong di masyarakat.
"Terlebih jelang bulan kemerdekaan Indonesia. Kami mengawali kegiatan dengan memberikan motivasi, semangat gotong royong, bersama kelompok tani di Kampung Talun," ujar dia ditulis Jumat (28/7/2023).
Kemudian, para pendukung Ganjar Pranowo itu melaksanakan gotong royong pembersihan sarana irigasi dan jalan lingkungan pertanian.
"Sebagai wujud apresiasi, kami dari sukarelawan Gardu Ganjar kepada masyarakat yang bergotong-royong kami berikan bantuan alat pertanian seperti cangkul dan garpu," ujar dia.
Dia berharap melalui kegiatan gotong royong ini, dapat menjadi motivasi bagi warga untuk terus bahu membahu menjaga dan merawat nilai budaya bangsa yang gemar kompak.
"Tidak hanya di situ, kegiatan motivasi gerakan semangat gotong royong hari kami lanjutkan di kecamatan lain dengan kegiatan yang sama bersih bersih lingkungan," ujar Oji.
Adapun lokasi kedua yang menjadi sasaran aksi bersih-bersih dari Gardu Ganjar yakni alun-alun yang ada di Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, Banten.
Baca Juga: Jaga Ketahanan Pangan, Gabungan Kelompok Tani di Boyolali Dapat Bantuan Alat Pertanian
Anton, salah satu warga yang turut terlibat dalam aksi gotong royong itu mengapresiasi upaya yang dilakukan oleh para pendukung Ganjar Pranowo tersebut.
"Terima kasih atas kegiatan bermanfaat dan kepedulian dari Gardu Ganjar. Kami pun mendoakan yang terbaik untuk Pak Ganjar Pranowo," ujar dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan