Suara.com - Sebanyak puluhan warga Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah (Jateng) tiba-tiba berhamburan keluar rumah ketika mobil dinas Gubernur Jateng Ganjar Pranowo melintas.
Mereka dengan semangatnya mencegat mobil dinas Ganjar sambil membawa wadah rotan yang dipenuhi berbagai hasil bumi berupa sayur mayur seperti tomat, brokoli, sawi, hingga wortel.
Rupanya, sekumpulan warga Boyolali ingin memberikan hasil bumi tersebut kepada Ganjar sebagai bentuk terima kasih setelah dipimpin dua periode. Hal itu diketahui dari teriakan salah satu warga.
“Pak tolong berhenti dulu Pak. Ini kami mau kasih sayuran. Kami mau terima kasih Pak sama Bapak karena sudah 10 tahun memimpin kami,” kata salah satu warga ditulis Jumat (4/8/2023).
Setelah teriakan tersebut terdengar, mobil dinas Ganjar pun berhenti. Ganjar yang baru saja mengikuti wiwitan panen raya petani tembakau di Selo pun langsung membuka kaca mobil.
Sontak warga pun saling berebut salam dan memasukkan sayur mayurnya ke dalam mobil Ganjar. Mobil itu pun langsung penuh dengan sayuran.
Salah seorang warga bernama Giyarti mengaku sedih karena sebentar lagi Ganjar akan purnatugas sebagai Gubernur Jateng. Namun demikian, Giyarti juga menyampaikan kebahagiaan mendalam karena sebentar lagi Ganjar menjadi Presiden RI.
“Sedih banget aku mas, tapi senang juga karena nanti pak Ganjar mau jadi presiden," kata Giyarti.
Giyarti mengatakan, warga sekitar memang sudah janjian begitu mendengar kabar bahwa Ganjar akan mengunjungi Kecamatan Selo. Warga pun sepakat memberikan sayur-sayuran sebagai bentuk rasa terima kasih kepada Ganjar yang sudah berdedikasi memimpin Jateng.
Baca Juga: Diduga Terlibat Bom Bunuh Diri di Polsek Astanaanyar, Densus Ciduk 2 Teroris di Boyolali
"Sebagai rasa terima kasih mas. Ya walaupun kami di pucuk gunung, Pak Ganjar selalu menengok kami. Jadi hari ini kami berikan oleh-oleh sayuran biar pak Ganjar tidak melupakan warga Selo," katanya.
Terlebih lagi, Giyarti merasa puas dengan kinerja dan kepemimpinan Ganjar selama dua periode ini. Lewat berbagai program kerakyatan seperti pembangunan jalan desa, bantuan keuangan desa, sekolah gratis, hingga insentif guru informal dinilai membuat Jateng makin maju.
Belum lagi perhatian Ganjar yang sering terjun langsung menemui warga desa. Giyarti menyebut Ganjar sebagai pemilpin yang perhatian kepada rakyat kecil, termasuk petani di daerah-daerah.
"Program kerja Pak Ganjar baik, pembangunan berjalan bagus dan jadi yang terbaik. Desa kami juga merasa kan perhatian Pak Ganjar karena kami rakyat kecil dan petani," ucapnya.
Ganjar yang merasa terharu berterima kasih terhadap perhatian warga Selo kepadanya. Ganjar juga pamit kepada mereka karena pada 5 September 2023 nanti akan purnatugas sebagai Gubernur Jateng.
"Saya pamit ya bapak/ibu. Saya tanggal 5 September nanti sudah pensiun (sebagai Gubernur Jateng)," kata Ganjar.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Purbaya Akan Tambah Perusahaan Pemungut Pajak Toko Online di Ecommerce
-
DPR Siap Cecar Tiktok yang Dituding Tahan Duit UMKM hingga Triliunan Rupiah
-
Potongan Aplikasi Ojol 8 Persen Tak Untungkan Mitra Pengemudi
-
Minyak Dunia Anjok, Mengapa Harga Pertamax Tak Ikut Turun?
-
Kapal Tanker Pertamina Berhasil Lolos dari Selat Hormuz, Sisanya Menunggu Aman
-
Rupiah Menuju Rp18.000 per Dolar AS Lagi, Akan Menguat Jika Investor Asing Kembali ke Indonesia
-
Bukan Pemain, Manchester United Mau Beli Kredit Karbon Indonesia
-
Antrean BBM Surabaya-Gresik Mulai Terurai, BPH Migas dan Pertamina Perkuat Distribusi
-
Stok Batu Bara Normal, Bos PLN Janji Tak Ada Mati Lampu
-
RI Mulai Dagang Karbon Kehutanan, Potensinya Rp5 Triliun