Suara.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memiliki target untuk menyelesaikan pembangunan tiga seksi Jalan Tol Akses Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara pada pertengahan tahun 2024.
Ketua Satuan Tugas Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur IKN, Danis H Sumadilaga, mengungkapkan bahwa pembangunan Jalan Tol IKN sedang berlangsung, dengan tiga seksi yang sudah berjalan, yaitu Seksi 3B mencapai 30,11 persen, dan Seksi 5A mencapai 37,39 persen.
"Tiga seksi ini diharapkan dapat selesai pada pertengahan tahun 2024, sekitar bulan Juni atau Juli," ungkap Danis di Jakarta pada hari Kamis (17/8/2023), dikutip via Antara.
Danis melanjutkan dengan mengatakan bahwa Seksi 6A Riko-Rencana Outer Ring Road IKN dan Seksi 6B Rencana Outer Ring Road-Simpang 3 ITCI saat ini sedang dalam proses lelang paket pekerjaan.
Danis juga menjelaskan bahwa saat ini sedang dilakukan pembangunan Jalan Tol menuju Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN. Tahap awal jalan tol ini akan terhubung dengan Jalan Tol Balikpapan-Samarinda (Balsam), yang akan mempersingkat perjalanan dari Balikpapan ke Kawasan Inti IKN dari sekitar dua jam menjadi hanya sekitar satu jam.
Adapun untuk Seksi 1, yaitu ruas Bandara Sepinggan-Tol Balikpapan-Samarinda (Balsam), direncanakan akan dilakukan lelang pada Oktober 2023 dengan target kontrak pada Desember 2023. Sementara itu, Seksi 5B-1 Segmen Jembatan Pulau Balang - Simpang Rencana Bandara VVIP dan Seksi 5B-2 Simpang Rencana Bandara VVIP – Riko akan dimulai lelang pada bulan September 2023 dengan target kontrak pada November 2023.
Seksi 2 Jalan Tol IKN merupakan bagian dari Tol Balsam. Sedangkan untuk Seksi 4, direncanakan akan dibangun terowongan bawah laut (immersed tunnel) untuk menjaga lingkungan. Di Seksi 4 juga akan disediakan dua lintasan untuk satwa, seperti semacam terowongan pendek.
Terkait dengan terowongan bawah laut (immersed tunnel), Danis menjelaskan bahwa saat ini masih dalam proses lelang untuk pekerjaan desain.
Pembangunan Jalan Tol Akses IKN merupakan salah satu infrastruktur dasar di IKN yang sedang dipercepat pembangunannya oleh Kementerian PUPR. Ini dilakukan dalam rangka mendukung konektivitas dan dimulainya pemindahan ibu kota negara dari Jakarta ke IKN Nusantara secara bertahap pada tahun depan.
Baca Juga: Cara Membuat Kartu e-Toll di Alfamart Terdekat, Kemudahan Akses di Jalan Tol
Berita Terkait
-
Tata Kelola Transportasi di Balikpapan Butuh Pembenahan, Dewan: Masih Semrawut
-
Serba-serbi Upacara HUT RI Terakhir Jokowi di Istana Merdeka: Pakai Baju Raja Pakubuwono
-
Profil Bambang Susantono, Kepala Otorita Pimpin Upacara HUT RI Perdana di IKN
-
IKN Simbolnya, Indonesia Diproyeksi Sebagai Negara Maju di 2045
-
Cara Membuat Kartu e-Toll di Alfamart Terdekat, Kemudahan Akses di Jalan Tol
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Purbaya Akan Tambah Perusahaan Pemungut Pajak Toko Online di Ecommerce
-
DPR Siap Cecar Tiktok yang Dituding Tahan Duit UMKM hingga Triliunan Rupiah
-
Potongan Aplikasi Ojol 8 Persen Tak Untungkan Mitra Pengemudi
-
Minyak Dunia Anjok, Mengapa Harga Pertamax Tak Ikut Turun?
-
Kapal Tanker Pertamina Berhasil Lolos dari Selat Hormuz, Sisanya Menunggu Aman
-
Rupiah Menuju Rp18.000 per Dolar AS Lagi, Akan Menguat Jika Investor Asing Kembali ke Indonesia
-
Bukan Pemain, Manchester United Mau Beli Kredit Karbon Indonesia
-
Antrean BBM Surabaya-Gresik Mulai Terurai, BPH Migas dan Pertamina Perkuat Distribusi
-
Stok Batu Bara Normal, Bos PLN Janji Tak Ada Mati Lampu
-
RI Mulai Dagang Karbon Kehutanan, Potensinya Rp5 Triliun