Suara.com - Tuntutan kebutuhan pedagang atau merchant mulai dari Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) hingga merchant besar terhadap layanan perbankan semakin bertambah. Di tengah percepatan teknologi digital saat ini, kemudahan bertransaksi menjadi salah satu kebutuhan merchant untuk mengembangkan bisnisnya.
Tren bertambahnya merchant di Indonesia dan kebutuhan mereka akan layanan perbankan tersebut terus difasilitasi oleh BRI. Sebagai bank yang fokus pada sektor UMKM sebagai tulang punggung bisnisnya ini, Bank BRI memberikan kemudahan bekerja sama bagi merchant hanya dengan mendaftar di Super Apps BRImo.
Terkait dengan hal tersebut, Direktur Jaringan dan Layanan BRI, Andrijanto, mengatakan bahwa BRI senantiasa berinovasi guna memudahkan serta mengoptimalkan layanan untuk para nasabah dan mitra bisnisnya. Salah satunya adalah dengan memberikan fasilitas daftar jadi merchant BRI melalui fitur tersendiri pada aplikasi BRImo.
"Hadirnya fitur “Jadi Merchant BRI” di BRImo, tentunya akan mempermudah calon merchant untuk menjadi merchant BRI dengan menggunakan produk acquiring BRI seperti EDC, online, maupun QRIS yang tentunya akan mempersingkat proses pengajuan sehingga calon merchant tidak perlu lagi repot-repot datang ke Kantor BRI. Cukup dengan mendaftar via “Jadi Merchant BRI” yang ada di BRImo, calon merchant tinggal menunggu survei dari Petugas BRI yang selanjutnya akan dilakukan pemasangan produk acquiring BRI sehingga dapat memudahkan transaksi di merchant secara cashless. Hal tersebut dilakukan agar merchant merasa nyaman dan dapat terus mengakomodir kebutuhan bisnis merchant tanpa harus datang ke Kantor BRI untuk menjadi merchant kerja sama BRI,” katanya.
Seperti diketahui, banyak manfaat dan keuntungan yang bisa didapatkan saat menjadi merchant BRI. Mulai dari kemudahan transaksi sesuai kebutuhan merchant dengan menggunakan fasilitas EDC Android, QRIS, sampai dengan akseptasi pembayaran secara online baik yang sudah memiliki website, maupun belum (payment link).
Selain itu, menjadi merchant BRI turut meningkatkan sirkulasi keuangan yang disebabkan pilihan transaksi tunai dan transaksi menjadi merchant BRI. Ditambah lagi, dengan menjadi merchant BRI, maka akan meningkatkan daya saing dibanding merchant lain yang ada di sekitarnya, karena dapat melayani transaksi non tunai, sehingga tanpa perlu ribet mengurus kembalian tunai.
Sebagai merchant BRI dapat menerima semua jenis pembayaran, mulai dari Kartu Debit dan Kartu Kredit berlogo Visa, Mastercard, JCB dan private label BRI (GPN), Kartu BRIZZI, QRIS dan online acquiring.
Adapun langkah-langkah cara daftar menjadi merchant BRI melalui BRImo adalah sebagai berikut:
1. Login BRImo dan pilih menu “Lainnya”.
2. Ketik “jadi merchant” dan klik icon-nya selanjutnya otomatis masuk ke website pendaftaran pada halaman jadimerchant.bri.co.id atau scroll ke bawah menu “Produk BRI”.
3. Saat sudah di website, klik “daftar sekarang” kemudian pilih produk merchant.
4. Pastikan sudah mempunyai rekening BRI dan isi data diri serta identitas usaha (alamat, NIK, nomor handphone, jenis usaha, dan merchant.
5. Klik “daftar merchant”.
Baca Juga: Dalam Dua Tahun, Holding Ultra Mikro Layani 36 Juta Debitur dan 162 Juta Nasabah Simpanan
Berita Terkait
-
Dua Tahun Holding Ultramikro, Kesejahteraan Nasabah PNM Mekaar Semakin Bersinar
-
BRI Jadi Sponsor Pameran Kriyanusa 2023 di Jakarta Convention Center
-
BRI Komitmen Dukung UMKM lewat Pameran Kriyanusa 2023 di Jakarta Convention Center
-
BRI Dukung Pameran Kriyanusa 2023 di Jakarta Convention Center
-
Ratusan Produk Milik Pengrajin Negeri Ini Hadir dalam Pameran Kriyanusa 2023 yang Didukung BRI
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Di Balik Profesi Petugas Damkar, Ada Risiko yang Tak Selalu Terlihat
-
Sepertiga Remaja Alami Masalah Kesehatan Mental, Skrining Tanpa Pendampingan Tak Berarti
-
BNI Sekuritas Buka Suara soal Dugaan Perundungan yang Seret Nama Pegawai di Media Sosial
-
Fashion Show dari Limbah hingga Bazar UMKM Ramaikan Alun-alun Cilegon
-
Ketika Penyandang Disabilitas Didorong Membangun Bisnis Berkelanjutan
-
KPK Tahan 4 Tersangka Baru Korupsi Asuransi Fiktif PT Pelni Rp263 Miliar
-
Limbah Sianida vs Kemarau Panjang: Saat Sungai Cikaniki Mati Rasa dan Warga Berjuang Demi Air Bersih
-
Askrindo Pertajam Strategi Pertumbuhan, Fokus Diversifikasi Produk hingga Digitalisasi
-
Optimalkan Pelayanan Publik, Mendagri: Pentingnya Penguatan Kapasitas & Dukungan Bagi Kepala Daerah
-
Nyaris Beredar! Polisi Gagalkan Distribusi 784 Ribu Butir Obat Keras Ilegal di Bandung