Suara.com - PT Sumber Sinergi Makmur Tbk, perusahaan perangkat GPS Tracker dengan merek Fox Logger mengumumkan rencananya mencatatkan saham perdana.
“Pencatatan ini merupakan tonggak bersejarah bagi perusahaan kami, dan kami berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan kami,” ujar Alamsyah Cheung, Direktur Utama PT Sumber Sinergi Makmur dalam acara Public Expose ditulis Senin (25/9/2023).
Saham yang akan dilepas dalam pencatatan saham perdana ini mencapai sebanyak 1,1 miliar lembar saham dengan kisaran harga perdana antara Rp100 hingga Rp120 per lembar saham.
“Target kami dalam IPO ini adalah meraih dana sebesar Rp110 hingga Rp132 miliar untuk mendukung pertumbuhan dan pengembangan perusahaan ke depan,” Alamsyah.
Sejak berdiri di tahun 2015, PT Sumber Sinergi Makmur Tbk tercatat mengalami peningkatan kinerja. Di antaranya, nilai penjualan meningkat sekitar 83% dari tahun 2020 ke tahun 2021, dan naik sekitar 62% dari tahun 2021 ke tahun 2022.
Laba kotor juga mengalami peningkatan, yaitu sekitar 90% dari tahun 2020 ke tahun 2021, dan naik sekitar 42% dari tahun 2021 ke tahun 2022.
Untuk mempertahankan pertumbuhan yang berkelanjutan, PT Sumber Sinergi Makmur Tbk berkomitmen menjaga penjualan yang kuat.
“Proyeksi keuangan kami untuk laba tahun 2023 masih berada dalam jalur yang positif, dengan perkiraan pertumbuhan sekitar 50%,” ungkap Alamsyah.
Tentang pemanfaatan dana IPO itu sendiri, Alamsyah memaparkan bahwa dana yang diperolehnya, akan digunakan sepenuhnya untuk modal kerja perusahaan.
Baca Juga: Satu Lagi Perusahaan Konglomerat Prajogo Pangestu Mau IPO, Incar Dana Jumbo
Untuk mendukung keinginan mencetak pertumbuhan tersebut, PT Sumber Sinergi Makmur Tbk juga akan meneruskan tradisi yang selama ini dijalankannya, yakni inovasi.
“Kami selalu berkomitmen untuk terus berinovasi dan mengembangkan produk dan layanan kami. Saat ini, kami tengah fokus pada pengembangan produk berbasis kecerdasan buatan (AI) di bidang kesehatan kendaraan. Produk ini telah diluncurkan dan akan terus ditingkatkan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan,” tegas Alamsyah.
“Meskipun begitu, kami ingin menyampaikan bahwa saat ini belum ada rencana untuk meluncurkan produk atau layanan baru dalam waktu dekat setelah IPO. Fokus kami akan tetap pada pasar mobil listrik dan motor listrik,” dia menambahkan.
Selain inovasi, untuk mencetak pertumbuhan dan keunggulan bersaing, PT Sumber Sinergi Makmur Tbk juga akan terus merekrut tim yang kompeten di bidang penjualan, operasional, dan teknologi informasi.
“Hal ini akan memungkinkan kami untuk terus meningkatkan layanan kami kepada pelanggan sehingga Fox Logger tetap menjadi pemimpin pasar GPS Tracker di Tanah Air,” Alamsyah mengungkap.
"Kami sangat bersemangat tentang pencatatan saham perdana ini dan kami berterima kasih atas dukungan yang kami terima dari seluruh tim kami, pelanggan, dan mitra bisnis kami. Kami berkomitmen untuk terus memberikan nilai tambah kepada semua pihak yang terlibat dalam perjalanan kami menuju kesuksesan," Alamsyah memungkas.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Bos Go Ahead Eagles: Dean James Masih Gunakan Paspor Belanda!
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Hari Air Sedunia: Ini Sederet Kisah Pertamina dari Ujung Papua hingga Wilayah Bencana
-
Jadwal Operasional BRI Pasca Libur Lebaran 2026
-
Harga Minyak Naik, Prabowo Kebut Proyek PLTS buat Gantikan Tenaga Diesel
-
Seluruh Rest Area di Tol Cipali Akan Berlakukan Sistem Buka Tutup
-
Biang Macet Saat Mudik Terungkap! 21 Ribu Kehabisan Saldo E-Toll
-
Jangan Lupa! Besok Pasar Saham RI Kembali Dibuka, IHSG Diproyeksi Anjlok
-
Gegara Selat Hormuz Tutup, Harga BBM di AS Tembus Rp 68.000
-
BRILink Agen Bukukan Transaksi Rp1.746 Triliun: Bukti BRI Percepat Inklusi Keuangan Nasional
-
Aturan Baru Purbaya: Jatim Jadi Provinsi Terbanyak Dapat Jatah Hasil Cukai Tembakau
-
Ekonomi India Mulai Terpukul, Konflik Timur Tengah Bikin Aktivitas Bisnis Melambat