Suara.com - AEON MALL BSD CITY, yang dibuka pada Mei 2015 di Kabupaten Tangerang, Banten, merupakan AEON Mall yang pertama di Indonesia.
Pada 2021, mal ini mengalami renovasi besar sejak kali pertama dibuka, guna memenuhi kebutuhan pelanggan yang terus berubah. Renovasi tahap pertama dimulai pada April 2021 dan akan berakhir pada 29 September 2023, sekaligus menandakan pembaruan tahap kedua.
"Selama periode pembaruan (renewal) yang sudah berlangsung dari sejak April 2021, AEON MALL BSD CITY telah berhasil memperbarui total 95 tenant yang terdiri dari 70 tenant baru, 20 tenant relokasi, dan lima tenant yang melakukan renovasi," kata Johannes Ivan selaku Manager Mall Operation AEON Mall BSD City, ditulis Senin (25/9/2023).
Sekadar informasi, pembaruan tahap kedua sejatinya telah dilaksanakan sebagai respons terhadap penghapusan pembatasan aktivitas oleh pemerintah Indonesia pada Desember 2021, sebagai antisipasi terhadap virus korona varian baru serta mendukung peningkatan aktivitas ekonomi.
Pada pembaruan tahap kedua ini, AEON Mall BSD City akan memperbarui 44 toko, termasuk 38 toko baru, yang terdiri dari toko fesyen, aneka kosmetik, merek global, dan kafe domestik populer yang menjadikan kehidupan sehari-hari lebih berkualitas dan trendi.
Dari segi fasilitas, digital signage akan dipasang di Plaza Fountain agar dapat memberikan suasana yang menyenangkan serta penuh kejutan, dan Café Street akan diperbarui untuk menciptakan ruang dan lingkungan yang lebih nyaman untuk dikunjungi.
Sistem pencahayaan baru akan menjadikan mall sebagai tempat di mana pengunjung dapat menemukan atraksi baru setiap kali mereka berkunjung dan memberikan pengalaman yang menarik.
Lebih lanjut Ivan menjelaskan, pada pembaruan tahap kedua ini, AEON MALL BSD CITY membuat satu area khusus "Active Sports Zone" di lantai dasar yang terdiri dari tenant Asics, Adidas "Home Of Sports", Foot Locker, serta nantinya akan dibuka juga tenant Converse dan New Balance.
"Tidak hanya tenant, pembaruan dari segi fasilitas seperti fountain yang berlokasi di Lobby Haru dilengkapi dengan digital dan pilar signage mengelilingi fountain yang akan menayangkan beragam keindahan alam khas empat musim di Jepang," ungkapnya.
Baca Juga: Stadion Kanjuruhan di Malang akan Direnovasi, Bentuk Pengingat Tragedi Kanjuruhan
"Adapun pembaruan di lokasi Café Street yang merupakan area terbuka akan dilengkapi dengan sistem pencahayaan baru serta penambahan tempat duduk bagi pengunjung. Segala perubahan ini dilakukan untuk menciptakan suasana yang semakin menyenangkan bagi para pelanggan setia AEON MALL BSD CITY yang datang berbelanja," Ivan menambahkan.
Secara keseluruhan, sebanyak 95 toko telah diperbarui selama dua fase pertama proyek ini. Di tahap pembaruan kedua ini, AEON MALL BSD CITY semakin lengkap dengan berbagai tenant dari beragam kategori, semisal kategori kosmetik, Flying Tiger Copenhagen, yang merupakan toko aksesoris dari Denmark.
"Kedua tenant ini menjadi toko pertama di area Tangerang. Begitu pun kategori fashion, food and beverage, serta kategori amusement," papar Ivan.
Selain itu, dalam rangkaian pembaruan tahap kedua ini, AEON MALL menggencarkan upaya untuk mewujudkan masyarakat berkelanjutan bersama dengan penduduk setempat.
"Kami bertujuan untuk menjadi "Mall Berkesinambungan" yang mendaur ulang sumber daya dengan berupaya mengurangi sampah dan membangun sistem untuk digunakan kembali, sehingga sampah dapat dimanfaatkan sebagai sumber daya, dengan AEON Mall sebagai basis operasinya." ucapnya.
AEON Mall BSD City akan memanfaatkan sisa makanan seperti buah-buahan dan sayuran yang dikeluarkan dari restoran dan toko khusus makanan, dan memfermentasinya untuk digunakan kembali sebagai deterjen pembersih di dalam dan luar bangunan.
Dari Maret hingga September 2023, sekitar 60 kg sisa makanan telah dikumpulkan dari toko tertunjuk dalam dua tahap, dan sekitar 200 liter Eco-Enzyme (deterjen pembersih di mal) akan digunakan kembali.
"AEON MALL BSD CITY ingin memberikan kontribusi postif bagi lingkungan dan masyarakat sekitar. Salah satunya dengan melaksanakan kegiatan daur ulang sampah, yaitu memanfaatkan sampah organik yang masih bisa dikelola dengan cara fermentasi menjadi sumber daya yang bisa digunakan kembali seperti bahan pembersih di dalam dan luar bangunan. Kegiatan ini menjadi agenda rutin yang dilakukan dan merupakan upaya AEON MALL BSD CITY untuk bisa mengurangi sampah dalam mewujudkan lingkungan yang lebih hijau," demikian Ivan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Asisten Raffi Ahmad Duduk di Kursi Komisaris Krakatau Posco, Siapa Mufli Budi Ananda?
-
Survei: 81% Pekerja RI Merasa Gajinya Adil, Tapi Tak Semua Bahagia
-
96% Perusahaan RI Rekrut Lulusan Micro-Credentials, Gaji Dibayar Tinggi
-
Pengguna Tol Jakarta-Cikampek Wajib Tahu! Ada Perbaikan Jalan di Beberapa Titik hingga Awal Juli
-
Prabowo: Belum Ada Profesor Ekonomi yang Bisa Bantah Saya, Matematik Adalah Matematik!
-
Jembatan Donat Dukuh Atas Rampung 2028, Menhub: Enam Moda Transportasi Jakarta Akan Terintegrasi
-
Dari Pupuk ke Klinik Desa, KDMP Tamanmartani Buktikan Koperasi Mampu Tingkatkan Kesejahteraan Warga
-
Kabar Baik! Stasiun JIS Akan Punya Dua Peron, Akses ke Stadion dan Ancol Makin Lancar
-
Pemerintah Diminta Perhatikan Dampak Ekonomi dalam Pembuatan Aturan soal Industri Rokok
-
Merdeka Gold Resources Ukir Sejarah, Saham EMAS Resmi Melantai di Bursa Hong Kong