Suara.com - Program Pasar Lokal Suara UMKM VOL. 3 yang diselenggarakan Suara.com telah menghasilkan 3 pemenang dari 10 besar pengirim Proposal Bisnis Pasar Lokal Suara UMKM yang diumumkan pada hari ini Jumat (10/11/2023).
3 pemenang tersebut adalah Sofyani Mirah dari CV Cariza Khansa Pratama, Teuku Reggi Fahran dari Chewy Ball dan Hanum Wahyu Wibisiono dari CV Khaira Buana Mas. Para pemenang sendiri berhasil membawa pulang uang tunai masing-masing Rp10 juta.
Salah satu Dewan Juri pada program tersebut sekaligus Co-Founder dan CEO Teman Startup Leivino Krisdeni mengucapkan selamat kepada para pemenang terpilih pada edisi kali ini. Menurut dia untuk menentukan sanga juara sangat sulit dan ketat.
"Dari dasar penilaian kita seperti kesiapan, strategi dan kemudian seberapa jauh mereka mengerti apa yang mereka lakukan," kata pria yang akrab dipanggil Lei ini.
Menurut dia tantangan yang para UMKM hadapi ini sangat beragam tapi yang paling sering ditemui dari para peserta adalah mereka tidak tahun bagaimana cara mereka untuk memasarkan produk yang mereka buat.
"Mostly, mungkin mereka ada produk tapi mereka tidak tahu bagaimana untuk memasarkannya," katanya.
Untuk itu dengan adanya program ini diharapkan para peserta bisa mendapatkan solusi atas kendala yang mereka hadapkan. "Dengan acara ini tentu sangat membantu para peserta untuk lebih mengembangnkan bisnis mereka," katanya.
Sementara itu Chief Technology Officer Shinta PR, Andrew Steven Puika mengatakan sebagai pelaku bisnis terutama kalangan UMKM berproses adalah sebuah keharusan.
"Yang penting semangat dan mereka berusaha untuk sekreatif mungkin," kata Andrew.
Baca Juga: Selamat! 3 UMKM Ini Terpilih Jadi Pemenang Kompetisi Proposal Bisnis Pasar Lokal Suara UMKM Volume 3
Lagi-lagi kata Andrew tantangan para pelaku bisnis UMKM ini adalah tantangan pemasaran yang memang terbatas sehingga menyulitkan untuk next level.
"Mungkin pemasaran yang terbatas, lingkungan mereka mungkin lingkungan sekitar saja. Nah biasanya ini adalah kendala yang paling sering dijumpai," katanya.
Dirinya meminta kepada peserta untuk lebih berani lagi untuk grow up ke level selanjutnya untuk menjangkau pasar yang lebih luas.
Sedangkan Head of Entrepreneur Experince dari Endevor Indonesia, Syifa Zakia menambahkan bahwa acara ini telah memberi inspierasi bagi dirinya karena dipertemukan dengan berbagai macama peserta yang unik yang ingin berkembang dalam melakukan bisnis UMKM mereka.
"Saya lebih melihat lebih kagum dan terinpirasi dari semangat teman-teman melihat oportunity yang ada, mau dia dibidang fashion ataupun makanan," kata Syifa.
Dia bilang UMKM menjadi salah satu motor penggerak utama ekonomi nasional dengan pasar yang sangat luas dan besar, sehingga tak bisa dipungkiri UMKM adalah penyelamat ekonomi.
"Program ini sangat bagus, bisa ketemu dengan para pelaku usaha lainnya dan saling berjejaring sehingga segala macam kendala ada solusinya," ujarnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar
-
Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang
-
UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI
-
Tak Cuma Pegadaian, Kini Masyarakat Punya Pilihan Baru untuk Gadai Barang
-
Gapembi Klarifikasi Sikap soal SE MBG, Soroti Tata Kelola Kebijakan
-
Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond
-
Pekerja PIPS Tolak Permenaker 7/2026, Khawatir Upah Mandek hingga Ancam Keandalan Listrik
-
Hadapi Industri yang Makin Kompleks, SIG Andalkan Kualitas SDM
-
Indonesia Gandeng Kuwait Perkuat Kerja Sama Sektor Energi
-
Kejar Pembiayaan Hijau, JAPFA Jadi Pelopor Integrasi LCA dalam Strategi Bisnis