Suara.com - Surveyor Indonesia Cabang Makassar ikut aktif berperan dalam mendorong Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) melalui kegiatan sosialisasi.
Salah satunya partisipasi dalam Sosialisasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) pada Pengadaan Barang dan Jasa di Pemerintahan Sulawesi Barat sejak bulan Juni 2023.
Sosialisasi ini menjadi media bagi Surveyor Indonesia Cabang Makassar untuk berinteraksi dengan lembaga-lembaga dan institusi pemerintahan dalam upaya bersama meningkatkan penerapan TKDN.
Melalui kegiatan ini, perusahaan berperan aktif dalam memberikan pemahaman yang lebih luas mengenai pentingnya penggunaan produk dalam negeri sebagai strategi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Penerapan TKDN di tingkat daerah merupakan langkah strategis untuk mendukung pelaku industri lokal.
Dengan mendorong penggunaan produk dalam negeri, pemerintah daerah dapat memberikan dukungan kepada pelaku industri lokal untuk memproduksi komponen-komponen yang dibutuhkan oleh sektor-sektor industri.
Hal ini tidak hanya menciptakan lapangan kerja lokal tetapi juga menguatkan ketahanan ekonomi daerah.
Kepala Cabang PT Surveyor Indonesia Makassar, Helmi Satria Yudha, menyatakan bahwa Cabang Makassar siap mendukung pelaku industri lokal.
"Kami berkomitmen menjadi mitra yang aktif dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Peningkatan penggunaan produk dalam negeri merupakan langkah strategis yang dapat memajukan industri lokal dan mendorong daya saing nasional," ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Kamis (30/11/2023).
Baca Juga: TKDN OPPO di RI Dituding Baru Sebatas Kemasan Plastik dan Dus
Helmi menambahkan bahwa keberlanjutan industri dalam negeri memerlukan kolaborasi erat antara pemerintah, industri, dan lembaga surveyor. Melalui kegiatan sosialisasi seperti ini, Surveyor Indonesia dapat memberikan kontribusi positif dalam membangun ekosistem yang mendukung pertumbuhan industri dalam negeri.
Peran aktif Surveyor Indonesia Cabang Makassar dalam kegiatan sosialisasi TKDN merupakan bentuk konkret dari komitmen perusahaan untuk terus berperan dalam mewujudkan ekonomi yang tangguh dan Indonesia emas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita
-
Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru
-
Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun
-
PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025
-
CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai
-
BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah
-
Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026
-
PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen
-
Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun
-
Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara