Suara.com - Bagi nasabah PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) untuk tidak ragu menghubungi contact center BRI jika menghadapi masalah dalam transaksi yang akan dilakukan, semisal soal kode akses mobile banking BRImo yang terblokir.
Diketahui jika salah memasukkan kode akses sebanyak tiga kali berturut-turut, akun mobile banking BRImo nasabah otomatis akan terblokir.
Bank plat merah ini mengatakan fitur terblokirnya akun setelah 3 kali percobaan gagal masuk merupakan keamanan yang diterapkan untuk melindungi nasabah dari penyalahgunaan akun mobile banking.
Meski demikian jika para nasabah mengalami masalah ini tentu jangan panik.
Nasabah yang akun mobile banking-nya terblokir dapat membuka blokir dengan cara menghubungi call center BRI di 14017 atau 1500017. Nasabah juga dapat datang langsung ke kantor cabang BRI terdekat.
Untuk membuka blokir akun mobile banking melalui call center, nasabah harus menyiapkan nomor kartu ATM, nomor ponsel yang terdaftar, dan alamat email aktif. Nasabah akan diminta untuk memberikan informasi tersebut kepada petugas call center.
Sementara itu, untuk membuka blokir akun mobile banking melalui kantor cabang BRI, nasabah harus membawa kartu ATM, buku rekening, dan KTP. Nasabah akan diminta untuk mengisi formulir pembukaan blokir akun mobile banking.
Bagi anda yang sedang mencari informasi terkait produk-produk seperti tabungan dan pinjaman BRI, bisa menghubungi Contact BRI 1500017 dan 14017.
Juga bagi Anda nasabah yang membutuhkan bantuan terkait layanan dan produk-produknya, Anda bisa menghubungi layanan Call Center BRI juga.
Baca Juga: Kabar Baik! Pemegang Saham BBRI Bakal Dapat Dividen Interim Rp12,7 Triliun
Menariknya, layanan Contact BRI 1500017 dan 14017 ini terbuka selama 24 jam dalam 7 hari seminggu. Termasuk di hari libur nasional juga tetap siap melayani nasabah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Harga Emas di Pegadaian Hari Ini: Cek Rincian Lengkap untuk Semua Ukuran
-
Industri AI Perbankan Kian Diminati, 96 Persen Perusahaan Siap Beri Gaji Lebih Tinggi
-
Emiten DSFI Akui Pelemahan Rupiah Bikin Harga Barang Jadi Naik
-
Driver Sambut Potongan Komisi Ojol 8 Persen, Berharap Tak Muncul Biaya Baru yang Kurangi Pendapatan
-
BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri
-
Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026
-
Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi
-
Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok
-
DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi
-
Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!