- Tujuh puluh personel dan empat belas mobil pemadam dikerahkan memadamkan kebakaran gudang sekolah pada Minggu malam.
- Kebakaran di Penjaringan, Jakarta Utara tersebut diduga kuat disebabkan oleh adanya korsleting arus pendek listrik.
- Api berhasil dipadamkan sepenuhnya dalam waktu kurang dari satu jam tanpa adanya korban jiwa.
Suara.com - Sebanyak 70 personel Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara dikerahkan untuk menangani kebakaran gudang sekolah di Jalan Terusan Bandengan Utara, Kelurahan Pejagalan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, Minggu malam.
Petugas mengerahkan 14 unit mobil pemadam untuk menjinakkan api yang diduga berasal dari korsleting listrik.
“Kami mengerahkan 70 personel dan 14 unit mobil untuk memadamkan kebakaran tersebut, kata Kasiops Gullarmat Gatot Sulaeman di Jakarta, Minggu.
Gatot mengatakan laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 18.20 WIB. Informasi awal berasal dari warga yang melihat kobaran api di area sekolah.
“Saksi awalnya sedang melintas dan melihat kobaran api yang membesar di sekolah tersebut,” kata dia.
Petugas kemudian tiba di lokasi dan mulai melakukan pemadaman pada pukul 18.34 WIB.
Setelah berhasil melokalisasi kobaran api, petugas melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala.
“Alhamdulillah api berhasil dipadamkan pukul 19.09 WIB dan tidak ada korban jiwa,” kata dia.
Objek yang terbakar merupakan sebuah gudang sekolah dengan luas sekitar 15 meter persegi. Kebakaran tersebut diperkirakan menimbulkan kerugian materiil sekitar Rp20 juta.
Baca Juga: Filosofi STY Bertemu Transformasi Bank Jakarta, Persija Bidik Juara Liga 1
Gatot menyebut dugaan awal kebakaran disebabkan korsleting listrik atau arus pendek. Namun, penanganan di lokasi dipastikan tidak menimbulkan korban jiwa.
“Alhamdulillah tidak ada korban dan api berhasil dipadamkan,” kata dia.
Berita Terkait
-
Filosofi STY Bertemu Transformasi Bank Jakarta, Persija Bidik Juara Liga 1
-
Riau Sumbang 198 Hotspot, Karhutla di 3 Wilayah Capai 124 Hektare
-
Karhutla Bromo Sulit Dipadamkan, Tiga Helikopter Sudah 17 Kali Water Bombing
-
Karhutla Meluas 10 Hektare di Kobar, Asap Mulai Dekati Bandara Pangkalan Bun
-
Bank Jakarta Resmi Ganti Alamat Situs, Dorong Transformasi Digital
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Gudang Sekolah di Penjaringan Terbakar, 70 Petugas Dikerahkan
-
Review Almarhum: Sinematografi Thriller Misteri Bernyawa Kearifan Lokal
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
IHH Healthcare Malaysia Terus Perluas Kehadiran di Indonesia
-
Fakta Mengerikan di Balik Penembakan Thailand: Pelaku Sudah Belajar Senjata 2 Tahun
-
Catat Tanggalnya! Ada Diskon dan Voucher Belanja Melimpah dari BRI di Outlet Ini
-
Mendikdasmen: Hard Skills Saja Tak Cukup, Ini Keterampilan Utama yang Wajib Dikuasai Gen Z!
-
Review Dream To You: Romansa Hangat Cinta Pertama, Luka dan Impian
-
Kota Makin Padat, Banjir Mengintai: Akademisi Soroti Teknologi Pengendalian Air di PIK2
-
Gen Z Fasih Bahasa Inggris, tapi Makin Asing dengan Bahasa Ibu, Mengapa?