Suara.com - Kiai Muda Jawa Timur sebagai salah satu sukarelawan Ganjar-Mahfud kembali menebar kebermanfaatan secara nyata kepada warga prasejahtera.
Teranyar, loyalis Ganjar-Mahfud mengadakan bazar sayur, lauk pauk, hingga bahan pokok lain demi memenuhi kebutuhan gizi warga.
Koordinator Wilayah Kiai Muda Jatim, Gus Ali Baidlowi mengungkapkan pihaknya menjangkau warga di dua desa, yakni Desa Klumpit dan Desa Tluwe, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, Jatim.
"Kiai Muda Jawa Timur menggelar kegiatan bazar sayur murah dan juga sembako murah untuk masyarakat. Hari ini ada dua titik yang pertama di Desa Tluwe yang kedua di Desa Klumpit, Kabupaten Tuban," kata Gus Ali ditulis Kamis (11/1/2024).
Sejumlah barang yang diperdagangkan, lanjut Gus Ali, diperoleh dari memborong dagangan UMKM maupun pedagang kelontong setempat. Hal ini dilakukan guna menggeliatkan perekonomian warga.
Untuk satu paket kebutuhan bahan pokok, warga setempat bisa mendapatkannya dengan harga terjangkau.
Hanya dengan Rp20 ribu saja, warga bisa membeli beras, minyak goreng, sayur mayur, hingga lauk pauk sebagai bentuk kepedulian memenuhi keperluan gizi keluarga.
"Kita borong milik UMKM dan juga milik warga masyarakat sendiri mereka yang punya sayur kayak kacang dan lain sebagainya untuk minyak beras, kita juga dapat dari masyarakat terus kita kemasi sendiri," ucap dia.
"Jadi sekaligus memberdayakan UMKM lokal, warga lokal, dan juga mendorong (ekonomi) masyarakat," imbuh dia.
Baca Juga: KTP Sakti Ganjar-Mahfud Ditargetkan Jangkau Masyarakat Kurang Mampu
Siti Mahfudhoh (33) salah seorang warga Desa Tluwe mengungkapkan rasa gembiranya atas bazar kebutuhan pokok untuk menjangkau warga prasejahtera. Kegiatan ini sangat dibutuhkan warga untuk meringankan beban di tengah melonjaknya harga bahan pokok.
"Di sini sangat antusias warga masyarakat Desa Tluwe sangat bangga dengan adanya bazar murah. Karena di Tluwe ini tidak pernah ada, jadi untuk bazar murah ini sangat diacungi jempol untuk warga masyarakat Desa Tluwe," ungkap Siti.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Bahlil Semprot AMPI: Satu Periode Empat Kali Ganti Sekjen, Pengkaderan 'Enggak Jelas'
-
Proyek PSEL Legok Nangka Dimulai, Ditarget Sulap 2.131 Ton Sampah Bandung Jadi Listrik
-
Curang! John Herdman Usir Pelatih Vietnam Intip Pemanasan Timnas Indonesia
-
Lansia di Cakung Disekap Saat Hendak Salat Zuhur, Emas hingga HP Raib Digondol Perampok
-
Siapa Ece Andi? Penjual Cilok Pelabuhanratu yang Viral Karena 'Mirip' Lionel Messi
-
Permudah Transaksi Mahasiswa Indonesia di Hong Kong, BNI Perluas Ekosistem Keuangan Digital
-
Digerebek di Denpasar, Pria Ini Simpan Ekstasi dan 5 Senpi Rakitan di Ruang Tamu
-
Starting XI Timnas Indonesia vs Vietnam: Mitchell Baker Juru Gedor, Thom Haye Kunci
-
Bukan Pagar Malnya yang Salah, Diamnya Manajemen Dinilai Bikin Geram
-
Bobby Nasution: Sumut Siap Jadi Pusat Fashion Indonesia Lewat Wastra