Suara.com - Dukung penerapan Environmental, Social, and Governance (ESG) di lingkungan perusahaan, PT Surveyor Indonesia (PTSI) yang berperan sebagai konsultan pendamping implementasi ESG gelar Workshop bertajuk “Implementasi ESG” untuk PT Pegadaian di The Gade Tower, Jakarta.
Kegiatan ini menjadi rangkaian komitmen jangka panjang PT Pegadaian untuk masa depan yang berkelanjutan, sekaligus sebagai tanggung jawab sosial dan lingkungan dari perusahaan.
Dimulainya implementasi ESG di lingkungan perusahaan ditandai dengan peresmian oleh Direktur Utama PT Pegadaian, Damar Latri Setiawan, disaksikan oleh seluruh Board of Management PT Pegadaian dan Direktur Utama PT Surveyor Indonesia, M. Haris Witjaksono, VP Pemasaran dan Pengembangan Perusahaan, Winda Ary Susanti, dan SVP Sustainability, Martinus Nata.
"ESG bukan hanya tanggung jawab sosial, tetapi juga strategi bisnis yang dapat menciptakan nilai jangka panjang bagi semua pemangku kepentingan terutama bagi nasabah pegadaian. Implementasi ESG dapat memberi peluang dalam menghadirkan inovasi terkait green product/services,” ujar Haris dalam keterangan tertulisnya, Jumat (26/1/2024).
Komitmen Pegadaian terhadap ESG merupakan respons terhadap kebutuhan perusahaan untuk mengadopsi praktik bisnis yang berkelanjutan. Inisiatif penerapan ESG meliputi berbagai aspek, mulai dari pengelolaan lingkungan, praktik sosial yang bertanggung jawab, hingga tata kelola perusahaan yang baik.
Sebagai perusahaan yang memiliki concern terhadap aspek keberlanjutan terutama aspek sosial, salah satu inisiatif strategis perusahaan yang mampu memberikan dampak bagi masyarakat yaitu PT Pegadaian menerapkan program social financing untuk memitigasi atau mengatasi permasalahan sosial yang ada.
Sementara itu Direktur Utama PT Pegadaian, Damar Latri Setiawan dalam sambutannya menekankan pentingnya topik sustainability. Beliau menjelaskan bagaimana PT Pegadaian telah menunjukkan komitmennya terhadap sustainability, termasuk kontribusi perusahaan pada 17 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) melalui berbagai aktivitas dan program.
“Integrasi ESG ke dalam model bisnis perusahaan bukan hanya tentang memenuhi standar global, tetapi juga tentang memberikan dampak positif yang berkelanjutan pada masyarakat dan lingkungan," ujarnya.
Damar mengucapkan terima kasih kepada PTSI yang telah membantu PT Pegadaian untuk mengimplementasikan ESG.
Baca Juga: Siap-siap Jangan Ketinggalan, GadePreneur Hadir Lagi untuk Dukung UMKM Naik Kelas!
“Adanya workshop ini menjadi titik balik untuk membawa perubahan positif bagi masa depan berkelanjutan, jadi harapannya ke depan kita semakin amanah untuk melanjutkan implementasi yang lebih menyeluruh ke dalam aktivitas korporasi,” tegas Damar.
Narasumber workshop, SVP Sustainability, Martinus Nata menyampaikan melalui workshop ini diharapkan kesadaran dan kolaborasi dalam implementasi ESG dapat meningkat, tidak hanya bagi PT Pegadaian tetapi juga untuk kontribusi yang lebih luas terhadap pembangunan berkelanjutan di Indonesia.
“Melalui program ESG, kita dapat meningkatkan transparansi serta pengawasan terhadap aktivitas perusahaan dalam menghindari dampak negatif terkait isu lingkungan, sosial, serta tata kelola,” ujar Nata.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri
-
Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026
-
Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi
-
Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok
-
DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi
-
Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!
-
Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float
-
PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum
-
Influencer Tak Bisa Lagi Asal Kasih Saran Saham dan Kripto, Begini Ketentuannya
-
Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun