Suara.com - UUS Bank DKI Hadirkan Kemudahan Pembiayaan Pembelian Kios dan Los di Pasar Rakyat Citayam demi membantu para UMKM.
Bank DKI melalui Unit Usaha Syariah (UUS) gandeng Perumda Pasar Tohaga dan PT Gemini Surya Pratama, dukung pengembangan sektor UMKM, khususnya pembangunan, penataan, dan pengelolaan Pasar Rakyat Citayam, Kabupaten Bogor, dalam penandatanganan Perjanjian Kerja Sama yang dilaksanakan di Pasar Rakyat Citayam, Kabupaten Bogor beberapa waktu lalu.
Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama ini dilakukan oleh Direktur Ritel & Syariah Bank DKI, Henky Oktavianus, Direktur Utama Perumda Pasar Tohaga, Haris Setiawan, dan Direktur Utama PT Gemini Surya, Pratama Rivaldi Surya Pratama.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Ritel & Syariah Bank DKI, Henky Oktavianus, menyambut baik kerja sama ini dan menegaskan komitmen Bank DKI dalam mengembangkan sektor UMKM melalui penyediaan pinjaman dan pembiayaan serta layanan perbankan yang dibutuhkan.
"Bank DKI sangat antusias dengan kerja sama ini, karena selain mendukung pembangunan fisik pasar, juga memberikan solusi keuangan yang dapat mendorong pertumbuhan UMKM. Inisiatif ini sejalan dengan komitmen Bank DKI dalam mendukung perekonomian lokal dan menyediakan layanan perbankan yang inklusif,” ujar Henky dikutip Selasa (6/2/2024).
Melalui perjanjian ini, Unit Usaha Syariah (UUS) Bank DKI akan memberikan fasilitas pembiayaan kepada nasabah yang berkeinginan untuk membeli kios dan los di Pasar Rakyat Citayam.
Besaran pembiayaan akan ditetapkan sesuai dengan evaluasi dari Bank DKI, yang bertujuan untuk memberikan dukungan fasilitas usaha efisien dan berkelanjutan.
Nasabah yang berkeinginan memperoleh Fasilitas Pembiayaan dapat mengajukan permohonan melalui PT Gemini Surya Pratama. Permohonan tersebut akan diteruskan kepada Bank DKI atau dapat pula diajukan secara langsung kepada Bank DKI.
Tujuan dari prosedur ini adalah untuk memberikan kemudahan akses kepada calon nasabah dalam memperoleh fasilitas pembiayaan yang mereka perlukan.
Baca Juga: Bank DKI Partisipasi Program Pemberian Gizi Cukup untuk Penanganan Stunting di Wilayah DKI Jakarta
Lebih lanjut Henky menyampaikan bahwa kerjasama ini akan memberikan dampak positif bagi pengembangan Pasar Rakyat Citayam dan sekitarnya.
“Dengan menggabungkan keahlian PT Gemini Surya Pratama dan Perumda Pasar Tohaga, kami berharap dapat menciptakan ekosistem yang mendukung pertumbuhan UMKM dan menggalakkan aktivitas ekonomi di wilayah ini,” tandas Henky.
Sekretaris Perusahaan Bank DKI, Arie Rinaldi menegaskan bahwa Bank DKI senantiasa berkomitmen mendukung pertumbuhan bisnis UMKM sebagai pilar ekonomi yang memberikan kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.
"Bank DKI senantiasa menghadirkan inisiatif dan program-program yang bertujuan mendukung pertumbuhan dan keberlanjutan UMKM,” pungkas Arie.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Rincian Perubahan Harga BBM Pertamina Per Hari Ini
-
Harga BBM Turun per 1 Juli 2026: Pertamax Turbo dan Pertamina Dex Lebih Murah
-
QuickPro Apakah Platform Investasi Resmi Berizin di Indonesia? Ini Penjelasannya
-
Berlaku Besok, IESR Ungkap Bahayanya Penerapan B50
-
J Trust Bank (BCIC) Rombak Jajaran Direksi
-
Insentif Mobil Listrik Tak Kunjung Jelas, Kemenperin Khawatir Penjualan Tertahan
-
Target Swasembada Garam 2027 Dinilai Sulit Tercapai Tanpa Reformasi Impor
-
BUMN Logistik Baru Mulai Terbentuk, Merger dari 7 Perusahan
-
Vonis Nadiem Makarim Jadi Sorotan Media Internasional: Investor Asing Semakin Tak Percaya
-
Tujuh BUMN Logistik Resmi Melebur di bawah PT Multi Terminal Indonesia