Suara.com - Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Nomor Urut 02 Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka saat ini unggul dalam hitung cepat KPU dengan perolehan suara mencapai 58% jauh meninggalkan dua pasangan lainnya.
Jika dilihat dari bisnis yang dijalankan paslon ini ibarat bumi dan langit, pasalnya kedua orang ini menjalankan bisnis yang jauh berbeda. Jika Prabowo lebih menyukai bisnis dalam industri pertambangan, Gibran justru lebih senang menjalankan kerajaan bisnis makanan.
Prabowo sendiri adalah salah satu pengusaha kakap Tanah Air meski latar belakangnya adalah seseorang tentara. Dirangkum berbagai sumber, Prabowo memiliki beberapa perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan dan perkebunan.
Prabowo memiliki setidaknya dua perusahaan terkait pertambangan batu bara yakni PT Nusantara Energy dan PT Nusantara Kaltim Coal, di mana keduanya masih dalam satu grup. PT Nusantara Energy merupakan induk perusahaan, sedangkan PT Nusantara Kaltim Coal merupakan anak usaha.
Selain di sektor pertambangan, Prabowo juga memiliki perusahaan di sektor perkebunan, di mana ada lima perusahaan perkebunan milik Prabowo. Adapun kelima perusahaan perkebunan tersebut yakni PT Tusam Hutani Lestari, PT Tanjung Redeb Hutani, PT Kertas Nusantara, PT Kiani Hutani Lestari, dan PT Belantara Pusaka.
Jika dilihat dari jumlah harta yang ia miliki dia adalah seorang trilinuer. Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Prabowo memiliki harta Rp2,04 triliun.
Sementara kalau Gibran justru lebih senang menjalankan kerajaan bisnis makanan. Putra sulung Presiden Joko Widodo, dikenal sebagai pengusaha muda yang sukses dengan berbagai bisnisnya.
Salah satu sektor yang menjadi fokus Gibran adalah bisnis makanan atau kuliner, setidaknya ada 8 bisnis yang dijalankan Gibran saat ini bersama sang adik Kaesang Pangarep.
Berikut beberapa usaha makanan yang dirintis Gibran:
Baca Juga: Pernah Ramal Presiden Indonesia, Tubuh Kurus Hard Gumay Jadi Sorotan Saat Ngobrol Bareng Richard Lee
1. Sang Pisang
Didirikan pada tahun 2017, Sang Pisang merupakan bisnis pisang nugget yang telah berkembang pesat dengan lebih dari 100 cabang di seluruh Indonesia.
2. Markobar (Martabak Kobar)
Berdiri sejak 2015, Markobar menawarkan martabak manis dengan berbagai topping kekinian. Saat ini, Markobar telah memiliki lebih dari 50 cabang di berbagai kota.
3. Ternakopi
Kaesang Pangarep, adik Gibran, juga turut terlibat dalam bisnis ini. Ternakopi menyediakan kopi berkualitas dengan harga terjangkau.
4. Yang Ayam
Bisnis ayam goreng tepung kekinian yang didirikan pada tahun 2019.
5. Mangkokku
Restoran masakan nusantara yang didirikan bersama Gibran Rakabuming Raka dan Chef Arnold Poernomo.
6. Chilibeli
Sambal bawang pedas dengan berbagai level pedas yang dikemas dalam botol.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan
-
Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM
-
Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal
-
418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia
-
Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan
-
Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya
-
Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak
-
Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun
-
Patriot Bond Jadi Tempat Pencucian Uang, DPR: Insentif Menarik Investor
-
Berdampak ke Industri Kretek Lokal, Kemenperin Tolak Batas Tar dan Nikotin Rokok