Suara.com - Artis Sandra Dewi diperiksa Kejaksaan Agung terkait kasus dugaan korupsi tata niaga komoditas timah di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah Tbk. tahun 2015-2022 pada Kamis (4/4/2024).
Kasus tersebut menyeret nama sang suami, Harvey Moeis yang merugikan negara hingga Rp271 triliun. Uang tersebut diduga mengalir ke kocek pribadi. Lalu, apakah bisnis restorn dan properti milik Sandra Dewi juga ikut kecipratan fulus ini?
Harvey memang bukan satu – satunya tersangka. Ada juga nama pengusaha dan sosialita Helena Lim juga ikut dijadikan tersangka dalam kasus yang sama.
Dalam kasus ini, Kejaksaan Agung sudah melakukan penggeledahan kediaman tersangka dan menyita beberapa barang yang dianggap mendukung penyelidikan. Tak terkecuali menggeledah rumah Harvey dan Sandra lalu menyita sejumlah barang mewah, mulai dari jam tangan sampai mobil sekelas MINI Cooper dan Rolls-Royce.
Bisnis Restoran dan Properti Milik Sandra Dewi
Sudah menjadi rahasia umum jika Sandra Dewi memiliki sejumlah lini bisnis termasuk restoran dan properti. Dalam sebuah pemberitaan di tahun 2014, dia pernah mengakui telah berkecimpung di dunia properti selama bertahun - tahun. Hasilnya, saat itu dia menjabat sebagai direktur sebuah perusahaan properti kendati tak pernah disebutkan namanya secara eksplisit.
Sandra Dewi mengaku bahwa menjadi direktur adalah salah satu cita-citanya sejak kecil. Ia tak menyangka cita-cita tersebut akhirnya terwujud. "Aku ingin jadi direktur dari kecil. Aku ingin jadi bos cewek," tutur Sandra Dewi dalam pemberitaan tahun 2014 lalu.
Sebelum menjabat sebagai direktur, Sandra Dewi lebih dulu belajar tentang properti selama kurang lebih tujuh tahun. Usahanya tak sia-sia karena dia akhirnya dipercaya sebagai Director of Communication.
"Aku juga belajar properti tujuh tahun. Dan (sekarang) aku menjadi Director of Communication sebuah perusahaan properti besar di Serpong," jelas Sandra Dewi lagi.
Baca Juga: Kasus Korupsi Harvey Moeis, MAKI Minta Rekening Bank Sandra Dewi Diblokir
Selain menjadi direktur di perusahaan properti, Sandra Dewi punya bisnis properti sendiri. Ia diketahui membangun resort dan rumah di Bali yang kemudian dikelola oleh sang adik. Sandra Dewi juga membeli rumah yang kemudian dikontrakkan atau dijual kembali. Pasalnya, dia memang bercita-cita memiliki bisnis properti besar, mulai dari hotel hingga mall.
Bisnis resort itu juga menguji kemampuan Sandra Dewi berbisnis di bidang restoran dan kuliner. Sebelumnya di bidang kuliner.
Brand Ambasador Disney ini memiliki bisnis cemilan sehat tanpa MSG yang bernama More Chips. Cemilan sehat ini adalah salah satu cara Sandra untuk menjaga pola hidup sehat yaitu dengan mengonsumsi makanan yang sehat. Jadi ia pun membagi rahasia body goals-nya ini dengan orang lain melalui More Chips. Sebuah chips lezat dan sehat yang terbuat dari singkong dan ubi. Chips ini juga sudah memiliki banyak gerai di Indonesia.
Beberapa waktu lalu banyak artis tanah air yang membuka bisnis kue kekinian. Sandra Dewi pun tidak ketinggalan. Ia memiliki bisnis kue bernama Queen Roll. Bisnis kuenya ini ia fokuskan di Palembang dan Bangka. Selain lezat Queen Roll miliknya ini punya beragam varian rasa yang menggugah selera seperti durian, greentea, double cheese, dan peanut.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
Diperiksa Kasus Korupsi Timah, Sandra Dewi Tenteng Tas Gratisan dari Brand Ternama
-
Takut Operasi Plastik, Rieke Diah Pitaloka Tegas Minta Kejagung Cekal Tersangka Korupsi Timah dan Keluarganya
-
Kasus Korupsi Harvey Moeis, MAKI Minta Rekening Bank Sandra Dewi Diblokir
-
Sandra Dewi Minta Didoakan Saat Jalani Pemeriksaan di Kejagung, Netizen: Doain Mbahmu!
-
Pernah Terlibat Kasus Korupsi Seperti Harvey Moeis, Angelina Sondakh Mendadak Minta Maaf dengan Cara Ini
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M
-
Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun
-
5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar
-
Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027
-
Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80
-
Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan
-
Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran
-
Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan
-
LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%
-
Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya