Suara.com - Koordinator Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman mendorong Kejaksaan Agung (Kejagung) memblokir rekening bank milik Sandra Dewi. Hal itu disebut perlu dilakukan selain melakukan penyitaan terhadap sejumlah aset yang diduga terkait korupsi yang menjerat suaminya, Harvey Moeis.
"Yang paling utama adalah penyidik Kejagung harus menyita harta-harta Harvey Moeis yang pernah diserahkan kepada Sandra Dewi, selain mobil yang kemarin, juga rekening-rekening yang berisi uang yang dari Harvey Moeis juga harus disita gitu. Kalau toh tidak disita harus diblokir," kata Boyamin lewat keterangannya kepada Suara.com, Kamis (4/4/2024). '
Boyamin membenarkan langkah yang dilakukan penyidik Kejagung dengan memeriksa Sandra Dewi dalam kapasitasnya sebagai saksi.
"Dan berdasarkan catatan di media sosial pernah mendapat hadiah mobil Rolls Royce, Mini Coper, dan bahkan prive jet atau jet pribadi, yang nilainya saya yakin mahal. Nah dari sisi itu kalau diduga dari HM memperoleh uang terkait dengan dugaan korupsi pengelolaan timah otomatiskan sebagai istri kan mendapatkan uang-uang itu tadi dilacak," katanya.
Setidaknya dalam pemeriksaaan tersebut terdapat tiga pertanyaan yang harus diajukan penyidik untuk menentukan status hukum Sandra Dewi.
"Saat dimintai keterangan minimal betul menerima aliran dana. Soal dia tahu atau tidak tahu asalnya itu urusan lain. Jadi pertama itu," katanya.
"Kedua, ya itu tadi pertanyaannya apakah tahu pekerjaan suaminya apa? Ketiga ya, apakah tahu uang itu dari mana, kan tiga pertanyaan itu diklarifikasi," Boyamin menambahkan.
Menurut Boyamin, jika Sandra Dewi menjawab menerima uang dari suaminya, namun tidak mengetahui asal-usulnya, maka dia masih berstatus saksi.
"Namun ada konsekuensi lain, bahwa uang-uang yang disimpan dan dikelola oleh Sandra Dewi, bisa disita oleh Kejaksaan karena itu memang diduga hasil dari perbuatan korupsi," ujarnya.
Baca Juga: Sandra DewI Minta Doa saat Jalani Pemeriksaan, Netizen: Ngapain Doain Perampok Uang Rakyat
Berita Terkait
-
Lagak Santai Sandra Dewi Diperiksa Kejagung Dicibir: Nggak Tahu Malu, Harusnya Nunduk!
-
Sandra DewI Minta Doa saat Jalani Pemeriksaan, Netizen: Ngapain Doain Perampok Uang Rakyat
-
Cerita Pahit Sandra Dewi saat Awal Pacaran dengan Harvey Moeis: Kita Sangat Diuji Sekali
-
Santai Diperiksa Kejagung, Tas Balenciaga Rp 31 Juta Asisten Sandra Dewi BIkin Salfok!
-
Datang ke Kantor Kejaksaan, Tas Branded Sandra Dewi Dipertanyakan
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara