Suara.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengakui belum tahu kapan dirinya akan pindah kantor ke Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur.
"Belum tahu! Belum, belum," singkat Sri Mulyani saat ditemui di Istana Kepresidenan, Jakarta pada Rabu (24/4/2024).
Sebelumnya Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa setidaknya ada 3 menteri yang sudah siap untuk berkantor di IKN pada bulan Juli 2024 mendatang.
Ke-3 menteri itu diantaranya Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dan dirinya sendiri.
"Rencananya, Pak Menhub, Pak Menkes. Beliau mau bareng di Juli. Menkeu belum, gak tau ya," kata Basuki.
Dikatakan Basuki saat ini rumah dinas para menteri yang sudah rampung dikerjakan baru sekitar 2 unit, sementara sisanya akan ditargetkan selesai sebelum bulan Juli.
"Rumah dinas saya sudah selesai, tapi untuk akses airnya belum masuk," katanya.
Sebelumnya, dari total 36 unit rumah jabatan menteri sudah terdapat 2 unit yang selesai, dan sisanya tinggal pengerjaan finishing.
"Pembangunan seluruh unit rumah tapak jabatan menteri di IKN ditargetkan selesai pada Juli tahun ini," kata Basuki.
Baca Juga: Sri Mulyani Dikabarkan Basuki Tak Ikut Ngantor di IKN Bulan Juli
Basuki juga mengatakan, pembangunan untuk 12 tower hunian ASN di IKN, sebanyak 9 tower sudah topping off sebelum libur Lebaran.
"Dari 47 tower hunian ASN tersebut, pada Juli Insya Allah sebanyak 12 tower hunian sudah selesai," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Merdeka Gold Resources Ukir Sejarah, Saham EMAS Resmi Melantai di Bursa Hong Kong
-
IHSG Ambles 4,55% Sepekan, Kapitalisasi Pasar BEI Susut Rp486 Triliun
-
60% Anak Muda Terkendala Modal Usaha
-
Produk Tembakau Alternatif Ramai Digunakan, Edukasi Jadi Sorotan
-
Konsep Baru Transmigrasi, Mentrans Dorong Apartemen dan Rumah Susun untuk Pendatang
-
Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal
-
Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan
-
Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM
-
Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal
-
418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia