Keunggulan dari IMA UMKM Award 2024 adalah setiap UMKM yang telah dikurasi akan mendapatkan pelatihan yang disertai dengan pendampingan dari para pakar, setelah itu dilakukan penjurian sehingga diperoleh pemenang yang terbaik dan siap naik kelas.
Selama berlangsungnya rakernas, panitia IMA Sleman dan Pusat juga menampilkan 20 UMKM terbaik yang memamerkan hasil karya berupa produk kerajinan dan makanan yang, booth UMKM mendapat respon yang positif dari peserta.
Selain mendukung kemajuan UMKM, dalam hal keberlanjutan, IMA fokus pada pengurangan emisi karbon, melalui kegiatan penanaman pohon di setiap lokasi Rakernas dilakukan, dimana untuk Sleman kali ini akan dilakukan penanaman 2.000 pohon untuk konservasi terhadap hutan di lereng gunung merapi di area Kaliurang dan area Candi Prambanan, Kabupaten Sleman.
IMA sebelumnya telah menanam pohon saat rakernas di Bali, Padang dan Jakarta dengan total 11,300, sehingga dengan penanaman di Sleman ini jumlahnya menjadi 13,300 pohon.
IMA periode tahun 2023-2026 ini, fokus pada 7 inisiatif antara lain: meningkatkan lulusan Certified Professional Marketer, meningkatkan kontribusi dalam bidang sustainability, serta serta meningkatkan kualitas dan kuantitas UMKM melalui IMA UMKM AWARD sehingga tercipta UMKM naik kelas.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
Terkini
-
Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026
-
Rupiah Meriang Lagi! Ditutup ke Level Rp17.859 per Dolar AS
-
KOSPI dan IHSG Kompak Anjlok Parah, Pasar Saham Merana
-
Khofifah Paparkan Realisasi Pendapatan APBD Jatim 2025 Tembus 104,65 Persen
-
Mengapa Minyakita Selalu Langka? Ekonom Ungkap Masalahnya
-
Tempo Scan (TSPC) Respon Penangkapan Richard Muljadi Terkait Kasus Penipuan
-
Klarifikasi Purbaya soal Patriot Bond Bikin Investor Kebal Pajak-Hukum hingga Pencucian Uang
-
Hutama Karya Catat Kinerja Positif dalam Pengelolaan 14 Ruas Tol di Wilayah Indonesia
-
Minyakita Masih Mahal, CORE Sebut Produsen Sawit Lebih Pilih Ekspor Ketimbang Pasok Dalam Negeri
-
Siapa Richard Muljadi? Cucu Konglomerat Terjerat Penipuan Batu Bara