Suara.com - Berita tentang keponakan Presiden Joko Widodo, Bagaskara Ikhlasulla Arif yang menjadi manajer di PT Pertamina tengah ramai dibicarakan publik. Terlepas dari statusnya sebagai kerabat seorang presiden, menarik pula untuk diketahui tentang berapa gaji manajer di PT Pertamina.
Bagaskara sendiri yang sempat mengumumkan jabatan barunya di PT Pertamina itu di profil LinkedIn-nya. Tapi saat ini, status beserta akun LinkedIn Bagaskara itu tidak lagi ditemukan.
Perlu diketahui, gaji pegawai di PT Pertamina disebut-sebut cukup tinggi. Meskipun begitu gaji pegawai di PT Pertamina bervariasi tergantung pada posisi, jabatan, lulusan, dan tentunya kinerja karyawan. Nah kira-kira, berapa gaji manajer di PT Pertamina?
Berapa Gaji Manajer di PT Pertamina?
Sebagaimana dilansir dari beberapa sumber, berikut ini adalah daftar gaji pegawai PT Pertamina untuk beberapa posisi jabatan, termasuk manajer:
- Petugas SPBU, menerima gaji sekitar Rp 1,9 juta – Rp 5,1 juta per bulan
- Customer Service, menerima gaji sekitar Rp 3,35 juta – Rp 3,64 juta per bulan
- Pustakawan (Librarian), menerima gaji sekitar Rp 4,9 juta – Rp 5,2 juta per bulan
- Pegawai Magang, menerima gaji sekitar Rp 1,76 juta – Rp 3,07 juta per bulan
- IT Support, menerima gaji sekitar Rp 5 juta per bulan
- Junior Staff, menerima gaji sekitar Rp 8,8 juta per bulan
- Junior Operator, menerima gaji sekitar Rp 7,3 juta per bulan
- Junior Engineer, menerima gaji sekitar Rp 12 juta per bulan
- Junior Analyst, menerima gaji sekitar Rp 12,7 juta per bulan
- Junior Auditor, menerima gaji sekitar Rp 16,5 juta per bulan
- Junior Supervisor, menerima gaji sekitar Rp 17 juta per bulan
- Engineer, menerima gaji sekitar Rp 19 juta – Rp 21 juta per bulan
- Analyst, menerima gaji sekitar Rp 10 juta – Rp 37 juta per bulan
- IT Specialist, menerima gaji sekitar Rp 19 juta – Rp 21 juta per bulan
- Manager, menerima gaji sekitar Rp 15 juta – Rp 16 juta per bulan
- Field Manager, menerima gaji sekitar Rp 20 juta per bulan
- Field Engineer, menerima gaji sekitar Rp 15,1 juta per bulan
- Inspection Engineer, menerima gaji sekitar Rp 23,5 juta per bulan
- Instrument Engineer, menerima gaji sekitar Rp 23 juta per bulan
- Drilling Engineer, menerima gaji sekitar Rp 20,5 juta per bulan
- Drilling Supervisor, menerima gaji sekitar Rp 69 juta per bulan
- Geologist, menerima gaji sekitar Rp 17 juta per bulan
- Internal Auditor, menerima gaji sekitar Rp 17 juta per bulan
- HR Specialist, menerima gaji sekitar Rp 27,7 juta per bulan
- Planning Manager, menerima gaji sekitar Rp 27 juta per bulan
- HRD Section Head, menerima gaji sekitar Rp 27,5 juta per bulan
- Procurement Manager, menerima gaji sekitar Rp 52 juta per bulan
- Assistant Manager, menerima gaji sekitar Rp 28 juta per bulan
- Director, menerima gaji sekitar Rp 59 juta per bulan
- General Manager, menerima gaji sekitar Rp 94 juta per bulan.
Sebagai tambahan informasi, selain gaji pokok seperti yang disebutkan di atas, pegawai PT Pertamina juga mendapatkan berbagai tunjangan, bonus, dan fasilitas.
Termasuk di antaranya adalah tunjangan kesehatan, tunjangan transportasi, tunjangan perumahan, bonus tahunan, bonus kinerja, bonus proyek, rumah dinas, mobil dinas, beasiswa, dan lain-lain. Tentunya, besaran tunjangan, bonus, dan fasilitas ini tergantung pada posisi, jabatan, lulusan, serta kinerja pegawai.
Berdasarkan data tersebut maka jika benar keponakan Jokowi menjabat sebagai manajer di PT Pertamina, maka Bagaskara Ikhlasulla Arif bisa mendapat gaji mulai dari Rp 15 juta per bulan.
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Berita Terkait
-
Keponakan Jokowi Jadi Manager di Pertamina, Bagaskara Ikhlasulla Arif Anak Siapa?
-
Pertamina Soal Pengangkatan Bagaskara Sebagai Manajer Bukan Karena 'Ordal' Presiden Jokowi
-
Bagaskara Ikhlasulla Arif Anak Siapa? Keponakan Presiden Jokowi Kini Jabat Manager Pertamina
-
Potret Lawas Keponakan Jokowi Bagaskara Ikhlasulla: Pesta Topeng dan Pose Gilga Scream
-
Profil Bagaskara Ikhlasulla Arif, Keponakan Jokowi Jadi Manajer di PT Pertamina
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Investor Harus Waspada, Pasar Saham RI Belum Lolos dari Ancaman MSCI
-
7 Bank RI Telah Tutup Sepanjang 2026, Apa Masalahnya?
-
Tarif KOL Capai Rp 150 Juta, Startup Ini Pilih Bayar Konsumen Biasa
-
MIND ID Percepat Pemulihan Ekosistem Lewat Reklamasi dan Rehabilitasi DAS Skala Besar
-
IHSG Merosot ke Level 5.835 di Sesi I, Saham CUAN dan DEWA Ambrol
-
PT Pegadaian CPS Pondok Aren Kolaborasi dengan Sahabat Berbagi Tangsel Gelar Santunan Yatim & Dhuafa
-
Investasi Rp339 Triliun, Blok Masela Target Mulai Konstruksi 2027
-
Juli 2026, Pemerintah Mulai Produksi CNG Rumah Tangga Pengganti LPG
-
Harga LNG Naik, INDEF Ingatkan Pemerintah Mitigasi Risiko PHK Industri
-
Purbaya Akui Pemda RI Belum Siap Rilis Surat Utang, Ogah Bangkrut Seperti Argentina