Suara.com - Bagi pelanggan Netflix yang membeli paket termurah atau Basic, harus bersiap-siap dengan peraturan terbaru yakni penghapusan layanan paket tersebut. Sehingga para pelanggan harus membeli paket yang lebih mahal supaya tetap bisa menonton film dan tv streaming.
Para pelanggan paket Basic mulanya mendapat pemberitahuan di aplikasi tentang penghapusan layanan Basic.
"Hari terakhir Anda menonton Netflix adalah 13 Juli," isi dari pesan di layar yang ditampilkan kepada pelanggan Basic.
Dengan begitu, para pelanggan harus memilih paket baru untuk terus menggunakan Netflix. Adapun harga paket baru tersebut dimulai dari $5,99.
Sejak 2023 lalu, Netflix telah memberitahukan penghentian layanan Basic. Namun penerapannya baru memulai uji coba penghapusan opsi layanan Basic di Inggris dan Kanada pada Juni 2024. Sedangkan Amerika Serikat akan dimulai pada bulan ini.
Namun, bagi pelanggan Basic yang membeli seharga $9,99-11,99 per bulan tidak terkena imbas peraturan baru Netflix.
Paket Basic membawa para pelanggannya pada tontonan bebas iklan hanya dengan membayar murah. Namun pengguna paket tersebut hanya aktif pada satu perangkat dalam satu waktu.
Bagi pelanggan yang ingin hemat uang, harus rela memakai Netflix versi cuplikan iklan yang terus muncul, dengan biaya $6,99 per bulan. Adapun paket bebas iklan dengan harga murah adalah paket Standar $15,49 per bulannya.
Baca Juga: 3 Rekomendasi Drama Thailand yang Dibintangi Baifern Pimchanok di Netflix
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Investigasi Kemenhub Ungkap Bus ALS Tak Miliki Izin Operasi
-
Emiten PSGO Raup Pendapatan Tembus Rp2,55 Triliun, Ini Pendorongnya
-
Pembiaran Impor Baja China Akan Picu Gelombang PHK di Indonesia
-
Pertamina - Badan Gizi Nasional Bersinergi Menjadikan Minyak Jelantah sebagai Bahan Bakar Pesawat
-
Pertamina Jajaki Penguatan Kerja Sama dengan EOG Resources untuk Dorong Peningkatan Produksi Migas
-
BRI Bagikan Dividen Rp52,1 Triliun, Bukti Laba dan Fundamental Tetap Kuat
-
Siasat di Balik Dubai Baru di Bali, Surga Pajak Buat Para Orang Super Kaya
-
Purbaya Ungkap Sumber Dana Bond Stabilization Fund Demi Perkuat Nilai Tukar Rupiah
-
Tembus Rp75 Triliun, Ini Rincian Setoran Freeport ke Negara
-
Danantara Disebut Jadi Mesin Baru Ekonomi Indonesia, Siap Akhiri Era Inefisiensi BUMN