Suara.com - PT Permodalan Nasional Madani (PNM) berikan fasilitas belajar gratis di berbagai titik di pelosok negeri. Melalui pembangunan Ruang Pintar, PNM berupaya untuk menekan kesenjangan fasilitas pembelajaran digital khususnya untuk dapat digunakan oleh anak-anak.
Ruang Pintar yang PNM dirikan berada di area sekitar ruamh tinggal warga agar mudah diakses hanya dengan berjalan kaki.
Direktur Operasional PNM, Sunar Basuki optimis dengan tersebarnya Ruang Pintar besutan PNM yang dilengkapi dengan laptopo dan wifi ini dapat mendorong terciptanya generasi digital savy bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera.
Apalagi, dengan kondisi mereka yang sulit dalam kepemilikan gawai digital untuk mendukung sistem pembelajaran masa kini.
“Kami coba dorong anak-anak dari keluarga yang kurang mampu untuk mendapat hak yang sama dalam pembelajaran digital. Jika ini terus dimanfaatkan secara kontinyu, mereka siap bersaing dengan anak-anak kota dan berpeluang membantu meningkatkan ekonomi keluarga kedepannya,” ungkap Sunar.
Saat ini, PNM berupaya bukan hanya membantu menaikkelaskan usaha nasabah ultra mikro binaannya yang tergabung dalam program Mekaar. Melainkan bagaimana memberi dampak yang lebih luas di luar lingkup usaha nasabah, salah satunya dengan pemberian fasilitas belajar bagi anak.
“Komitmen PNM unutuk turut mendukung pemerintah dalam mengurangi kesenjangan yang terjadi di masyarakat, menciptakan pendidikan berkualitas dan menciptakan kehidupan sehat serta sejahtera,” tutup Sunar. Hingga saat ini sebanyak 125 Ruang Pintar aktif telah digunakan pleh 4.915 anak di seluruh Indonesia dan siap membantu mencerdaskan kehidupan bangsa.
Berita Terkait
-
2 Sukuk Milik Pegadaian Oversubscribe Mencapai Rp 2,2 Triliun
-
Belajar Tanpa Batas: Menyingkap Fleksibilitas Pendidikan Online dan Hybrid Learning di Era Digital
-
Salurkan 40.000 Paket Alat Tulis ke Sekolah di Indonesia Demi Pendidikan Lebih Baik
-
Adu Gurita Bisnis Andre Taulany vs Rien Wartia Trigina yang Diam-diam Bercerai
-
Standar Kerja Semakin Tinggi, Produk Pendidikan Malah Andalkan Joki?
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Tak Turun Kasta, MSCI Tetap Pertahankan Pasar Saham RI di Emerging Market
-
ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman
-
Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak
-
Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!
-
Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika
-
Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?
-
Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran
-
Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas
-
Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa
-
Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?