Suara.com - Ekonom senior INDEF Faisal Basri meninggal Dunia pagi ini, Kamis (5/9/2024). Semasa hidupnya, Faisal pernah berjasa dalam pemerintahan.
Sebab dirinya pernah menguak praktik-praktik culas impor BBM di dalam anak usaha PT Pertamina (Persero), Petral.
Dalam catata Suara.com, saat itu Faisal ditunjuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi Ketua Tim Reformasi Tata Kelola Minyak dan Gas Bumi. Tim yang kerap dipanggil Tim Anti Mafia Migas ini menemukan indikasi curang proses penawaran impor minyak yang dilakukan Petral ke PES dan terlalu berbeli-belit.
Dari hasil penyelidikan, Tim Anti Mafia Migas menghasilkan 12 rekomendasi kepada pemerintah. Salah satunya, tender penjualan dan pendagaan impor minyak mentah danbBBM tak lagi oleh PES, tapi oleh ISC Pertamina.
Selain itu, Tim juga merekomendasikan Pertamina mengganti seluruh manajemen Petra dan ISC mulai dari pimpinan tertinggi hingga manajer.
"Petral tidak dibubarkan. Kami secepatnya hanya akan mengganti manajemen Petral dan Integrated Supply Chain (ISC), dari tingkat pimpinan tertinggi hingga manajer," kata Faisal kala itu.
Faisal mengatakan bahwa Petral tetap akan membeli akan tetap membeli minyak dari luar negeri, seperti dari Afrika Selatan, untuk dijual kembali ke negara di ASEAN, macam Laos atau Myanmar.
"Jadi buat apa Petral dibubarkan, karena di masa yang akan datang masih memiliki fungsi yang baik," lanjutnya.
Sebelumnya, Kabar Faisal Basri meninggal dunia dibenarkan oleh Ekonom dari Institut for Development of Economics and Finance (INDEF) Tauhid Ahmad.
"Ya benar (Faisal Basri meninggal dunia)" kata Tauhid saat dikonfirmasi.
Faisal Basri meninggal dunia di Rumah Sakit Mayapada, Kuningan, Jakarta pada pukul 03.50 WIB.
Jenazah Faisal Basri dibawa ke rumah duka di Komplek Gudang Peluru, Jakarta Selatan.
Rencananya, pemakaman Faisal Basri akan dilakukan sore hari setelah salat Ashar dari Masjid Az Zahra, Gudang Peluru, Tebet, Jakarta Selatan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal
-
Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan
-
Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM
-
Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal
-
418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia
-
Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan
-
Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya
-
Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak
-
Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun
-
Patriot Bond Jadi Tempat Pencucian Uang, DPR: Insentif Menarik Investor