Suara.com - PT PP Properti Tbk. (PPRO), melakuka kerja sama dengan pengembang properti PT Greenwoods Jateng Development untuk mengembangkan kawasan hunian. Salah satunya, yaitu mengembangkan proyek hunian di Ngaliyan, Semarang, Jawa Tengah.
Proyek pengembangan properti ini mencakup pembangunan hunian rumah tapak (landed house) yang akan dikembangkan di atas lahan seluas 13,9 hektar.
Direktur Pengelolaan Bisnis dan HC PPRO, Dyah Rahadyannie mengatakan, kerja sama ini akan diwujudkan dengan melakukan pengembangan hunian di area Jawa Tengah dimana merupakan salah satu wilayah dengan potensi pertumbuhan yang tinggi.
"Ekspansi bisnis ini tidak hanya memperluas portofolio PPRO tetapi juga memperkuat posisi perusahaan di pasar yang semakin kompetitif," ujarnya seperti yang dikutip, Selasa (15/10/2024).
Proyek ini akan dirancang dalam lima cluster dan akan dikembangkan secara bertahap hingga tahun 2031. Penjualan unit pada setiap cluster ditargetkan akan terjual habis sebelum proyek ini rampung pada tahun 2031 mendatang.
Proyek yang memiliki lokasi strategis serta konsep pembangunan hunian yang adaptif terhadap kebutuhan pasar diharapkan akan menarik minat konsumen, terutama para calon konsumen yang berdomisili di area Jawa Tengah.
Pengembangan properti ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi masyarakat yang menginginkan hunian berkualitas dengan konsep yang harmonis, inovatif, dan berkelanjutan.
Setiap unit yang dikembangkan akan dirancang secara cermat untuk menciptakan lingkungan yang mendukung gaya hidup modern, selaras dengan visi perusahaan dalam menghadirkan hunian masa depan.
PPRO optimistis kolaborasi ini tidak hanya akan memperkuat posisi perusahaan di pasar properti, tetapi juga berkontribusi secara signifikan terhadap pengembangan kawasan di Semarang dan sekitarnya sebagai destinasi hunian yang diminati. Dengan visi yang sejalan, kedua perusahaan berkomitmen untuk menciptakan hunian modern dan terjangkau bagi masyarakat.
Baca Juga: Sambut Pertumbuhan Pasar Properti, LPCK Luncurkan Produk Baru
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Program Take Over dari BRI Mudahkan Nasabah Pindah KPR, Suku Bunga Mulai 2,50 Persen
-
Prabowo Berjumpa Kaisar Naruhito dan PM Sanae Takaichi di Jepang, Bahas Apa Saja?
-
Nostalgia di Semarang, D'Kambodja Heritage by Anne Avantie yang Berkembang Bersama BRI
-
Pakar Ungkap Kemacetan Gerbang Tol Arus Balik Lebaran 2026 Bisa Dicegah lewat Sistem MLFF
-
BRILink Agen di Bakauheni, Berawal dari Modal Usaha Terbatas hingga Menjadi Andalan Masyarakat
-
30 Hari Perang Iran Lawan AS-Israel, Empat Negara Gelar Pertemuan Darurat
-
Zero Fatality Bisa Dicapai Jika Perusahaan Implementasi Budaya K3 Ketat
-
Emiten Produsen Sarung Tangan Medis MARK Raih Laba Bersih Rp 837,31 Miliar di 2025
-
Ancaman Selat Hormuz, RI Mulai Telusuri Sumber Minyak Selain Timur Tengah
-
Dolar AS dan Harga Minyak Diprediksi Melonjak, Rupiah Tertekan