Suara.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) terus mendorong pertumbuhan sektor properti di Indonesia. Terbaru, BRI menggelar "KPR BRI Property Expo Goes to Sinarmas Land" pada 26-27 Oktober 2024, di Marketing Gallery Sinarmas Land BSD.
Para pengunjung dapat menikmati penawaran suku bunga KPR khusus, mulai dari 1,29% untuk satu tahun pertama. Tidak hanya itu, BRI juga bekerja sama dengan Sinarmas Land untuk menghadirkan 24 proyek unggulan yang ditampilkan dalam event ini, termasuk di antaranya adalah Eonna, Asatti, Tanakayu, Blizfield, Teravia, New Alesha, Tresor, Enchante, Asanna, dan lainnya, dengan harga mulai Rp 1,3 miliar.
Direktur Bisnis Konsumer BRI, Handayani mengungkapkan program ini merupakan upaya BRI untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat agar dapat memiliki hunian idamannya.
"Kami sangat berkomitmen untuk terus mendukung pertumbuhan sektor properti melalui program-program inovatif seperti KPR BRI Property Expo ini. Bersama Sinarmas Land, kami memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memiliki hunian yang tidak hanya terjangkau tetapi juga ramah lingkungan. Program ini sejalan dengan visi BRI untuk mendorong pembiayaan yang berdampak positif bagi masyarakat dan lingkungan," ujarnya.
BRI juga memberikan kemudahan bagi masyarakat luar kota yang tertarik untuk berinvestasi properti di Sinarmas Land melalui platform Digital Mortgage, Homespot.id. Event ini diharapkan mampu menarik banyak pengunjung sehingga mampu mendorong penyaluran kredit property BRI.
Sebagai bentuk dukungan menyeluruh, BRI turut menghadirkan Perusahaan Anak seperti BRILife, BRIFinance, Brins, dan BRI Danareksa yang menawarkan beragam produk unggulan. Salah satu penawaran menarik dari BRIFinance adalah pembiayaan kendaraan listrik BYD dengan suku bunga 2,75% per tahun serta tambahan voucher bensin Rp 1 juta bagi pembelian selama event berlangsung.
Pengunjung acara ini juga berkesempatan mendapatkan hadiah Grand Prize menarik diantaranya Smartphone Samsung edisi terbaru, Jewellery, Voucher Belanja, Tabungan dan masih banyak hadiah menarik lainnya.
Program "KPR BRI Property Expo Goes to Sinarmas Land" tidak hanya menawarkan berbagai promo menarik namun juga mendukung kampanye green housing dan efisiensi energi, sesuai dengan komitmen BRI dalam mendorong properti berkonsep ramah lingkungan.
Berita Terkait
-
FLEI Business Show 2024 Resmi Dibuka: Mendorong Pertumbuhan Waralaba dan Peluang Bisnis Berkelanjutan
-
Bunga KPR BRI Mulai 1,29%, Wujudkan Hunian Impian di BSD City!
-
BSD City: Peluang Emas Investasi Properti di Masa Depan
-
KPR BRI Property Expo 2024: Dapatkan Suku Bunga Menarik untuk Hunian Anda!
-
MAN 2 Bantul Meriahkan Expo Kemandirian Pesantren di UIN Sunan Kalijaga
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal
-
418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia
-
Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan
-
Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya
-
Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak
-
Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun
-
Patriot Bond Jadi Tempat Pencucian Uang, DPR: Insentif Menarik Investor
-
Berdampak ke Industri Kretek Lokal, Kemenperin Tolak Batas Tar dan Nikotin Rokok
-
Komitmen Penegakan Hukum, BRI Bantul Dukung Pengusutan Korupsi Eks Mantri
-
Kok Bisa ESDM Seenaknya Stop Sementara Ekspor Batu Bara, Ini Alasannya