Suara.com - PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) mengalami penurunan kinerja yang signifikan, mencatatkan Laba Bersih Setelah Pajak (NPAT) sebesar Rp2,3 triliun pada kuartal III-2024.
Angka ini menunjukkan penurunan sebesar 8,9 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yang mencapai Rp2,56 triliun.
Dalam hal kredit, Bank Danamon berhasil meningkatkan total kredit, termasuk Trade Finance, sebesar 12 persen Year-on-Year (YoY) menjadi Rp186,5 triliun.
Dari sisi pendanaan, total Dana Pihak Ketiga juga meningkat 14 persen YoY menjadi Rp148,9 triliun, dengan pendanaan granular tumbuh 11 persen YoY. Pertumbuhan ini didukung oleh kualitas aset yang baik, terlihat dari perbaikan rasio Loan at Risk (LAR) yang turun 80 basis poin menjadi 11,5 persen.
Sementara itu, Rasio Non-Performing Loan (NPL) bruto menunjukkan perbaikan sebesar 30 basis poin menjadi 2,0 persen. Rasio Cakupan Non-Performing Loan juga meningkat menjadi 272,3 persen dari sebelumnya 252,7 persen.
Kinerja operasional Bank Danamon tetap solid dengan pendapatan operasional yang tumbuh 7 persen YoY menjadi Rp14,2 triliun untuk periode sembilan bulan ini.
Laba operasional sebelum pencadangan (PPOP) juga mengalami pertumbuhan sebesar 5 persen YoY menjadi Rp6,3 triliun.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Bos Go Ahead Eagles: Dean James Masih Gunakan Paspor Belanda!
Pilihan
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
Terkini
-
Biang Macet Saat Mudik Terungkap! 21 Ribu Kehabisan Saldo E-Toll
-
Jangan Lupa! Besok Pasar Saham RI Kembali Dibuka, IHSG Diproyeksi Anjlok
-
Gegara Selat Hormuz Tutup, Harga BBM di AS Tembus Rp 68.000
-
BRILink Agen Bukukan Transaksi Rp1.746 Triliun: Bukti BRI Percepat Inklusi Keuangan Nasional
-
Aturan Baru Purbaya: Jatim Jadi Provinsi Terbanyak Dapat Jatah Hasil Cukai Tembakau
-
Ekonomi India Mulai Terpukul, Konflik Timur Tengah Bikin Aktivitas Bisnis Melambat
-
7.131 Bus Ditemukan Tak Layak Jalan Saat Mudik Lebaran
-
Arus Balik Lebaran, KAI Catat 253 Ribu Kursi Masih Tersedia hingga Awal April
-
Arus Balik Mulai Padat, Jumlah Penumpang Kereta ke Jakarta Lampaui Keberangkatan
-
Perang di Timteng Memanas Bikin Premi Asuransi Meningkat