Suara.com - PT Pertamina Persero baru saja menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada Senin (4/11/2024). Dalam RUPS itu BUMN migas plat merah ini melakukan perombakan besar-besaran terhadap para jajaran komisaris dan direksinya.
Yang menarik sejumlah posisi penting seperti Komisaris Utama dan Direktur Utama merupakan kader Gerindra, partai yang dimiliki Presiden Prabowo Subianto.
Mereka adalah Simon Aloysius Mantiri yang ditunjuk sebagai Direktur Utama, dia dikenal sebagai salah satu orang dekat Prabowo Subianto. Dalam struktur Partai Gerindra, Simon menjabat sebagai wakil sekretaris Dewan Pembina Partai Gerindra periode 2020-2025.
Saat Pemilihan Presiden 2024, pria asal Desa Kamasi, Tomohon, Sulawesi Utara ini masuk dalam tim Wakil Bendahara Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran.
Sementara posisi Komisaris Utama Pertamina adalah Mochamad Iriawan atau yang lebih dikenal dengan nama Iwan Bule. Saat ini Iwan Bule merupakan Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra. Pria kelahiran 31 Maret 1962 ini tercatat bergabung dengan partai yang dipimpin Prabowo Subianto pada April 2023 kemarin.
Dua posisi penting itu dulunya di kuasai oleh para kader PDIP. Basuki Tjahja Purnama alias Ahok sempat menjabat sebagai Komisaris Utama Pertamina sebelum akhirnya digantikan Simon Aloysius pada awal Februari 2024 lalu.
Begitu juga dengan Nicke Widyawati yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Utama, meskipun bukan kader dia memiliki kedekatan khusus dengan partai pimpinan Megawati Soekarno Putri ini.
Sebelumnya Kementerian BUMN secara resmi merombak jajaran para komisaris dan direksi PT Pertamina Persero saat Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).
Keputusannya ini tertuang dalam SK-258/MBU/11/2024 dan SK-259/MBU/11/2024 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota-Anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan Perseroan Pertamina.
Baca Juga: Profil Iwan Bule dari Mantan Ketum PSSI, Teman Dekat Prabowo Kini jadi Komisaris Utama Pertamina
Dalam RUPS itu Para pemegang saham menetapkan Mochamad Iriawan sebagai Komisaris Utama, Dony Oskaria sebagai Wakil Komisaris Utama, Raden Adjeng Sondaryani sebagai Komisaris Independen dan Simon Aloysius Mantiri sebagai Direktur Utama Pertamina.
Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Fadjar Djoko Santoso menjelaskan bahwa pengangkatan serta pemberhentian direksi dan komisaris BUMN termasuk Pertamina merupakan kewenangan Pemerintah sebagai pemegang saham yang diwakili oleh Menteri BUMN.
Berikut susunan jajaran direksi dan komisaris Pertamina terbaru:
Jajaran Direksi
- Direktur Utama: Simon Aloysius Mantiri
- Wakil Direktur Utama: Wiko Migantoro
- Direktur Manajemen Risiko: Ahmad Siddik Badruddin
- Direktur Strategi, Portofolio, dan Pengembangan Usaha: A. Salyadi Dariah Saputra
- Direktur Logistik dan Infrastruktur: Alfian Nasution
- Direktur Keuangan: Emma Sri Martini
- Direktur Penunjang Bisnis: Erry Widiastono
- Direktur Sumber Daya Manusia: M Erry Sugiharto
Dewan Komisaris
- Komisaris Utama : Mochamad Iriawan
- Wakil Komisaris Utama : Dony Oskaria
- Komisaris Independen : Raden Adjeng Sondaryani
- Komisaris : Heru Pambudi
- Komisaris : Bambang Suswantono
- Komisaris Independen : Condro Kirono
- Komisaris Independen : Alexander Lay
- Komisaris Independen : Iggi H. Achsien.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Pegadaian Gelar LEXIS 2026 untuk Hadapi Transformasi Hukum Pidana Nasional
-
Penjelasan Dugaan Manipulasi Eskpor CPO Grup Salim, Mengapa Maybank Ikut Diperiksa?
-
ILC Adopsi Standar Internasional, Menaker Dorong Keseimbangan Pelindungan dan Inovasi
-
Bank Dunia Singgung 20 Persen Orang Kaya RI, Sebut Tak Tahu Diri
-
Investor Wajib Tahu, Indikator Utama Bisnis FnB Layak Difranchisekan
-
Penjualan Properti Anjlok, Pengembang Andalkan Kawasan Hunian-Komersial Terintegrasi
-
Bank Jakarta Permudah Layanan Warga Bayar Pajak Kendaraan
-
BTN Jakarta International Marathon 2026 Sukses Digelar, 20.500 Pelari Ramaikan Hari Pertama
-
Program JKN Bantu Dede Jalani Operasi Kista Ganglion
-
CBDK Cetak Laba Melonjak 317 Persen